Pembangunan Jalan Tol Serang–Panimbang ditujukan untuk meningkatkan aksesibilitas kawasan selatan Provinsi Banten yang memiliki potensi pariwisata dan ekonomi tinggi, namun masih terkendala oleh waktu tempuh yang panjang serta keterbatasan kapasitas jaringan jalan eksisting. Penelitian ini bertujuan melakukan pra-studi kelayakan pembangunan jalan bebas hambatan Serang–Panimbang melalui kajian terintegrasi aspek teknis, transportasi, geoteknik, perkerasan, serta ekonomi dan finansial sebagai dasar penentuan kelayakan proyek. Metodologi yang digunakan meliputi pengumpulan data primer berupa survei lalu lintas (traffic counting), survei kecepatan perjalanan, survei topografi, serta pengujian geoteknik menggunakan Dynamic Cone Penetrometer (DCP) dan CBR, serta data sekunder dari instansi terkait. Analisis dilakukan berdasarkan ketentuan PKJI 2023, pedoman Bina Marga, dan standar perencanaan teknis jalan. Hasil kajian menunjukkan bahwa proyeksi volume lalu lintas, termasuk diverted traffic dan induced traffic, mendukung kebutuhan pembangunan jalan bebas hambatan. Perencanaan geometrik dan evaluasi geoteknik menunjukkan trase memenuhi persyaratan keselamatan dan kelayakan konstruksi, sedangkan struktur perkerasan kaku tipe Jointed Plain Concrete Pavement (JPCP) dinilai sesuai dengan beban lalu lintas rencana dan kondisi tanah dasar. Analisis ekonomi-finansial menunjukkan manfaat signifikan berupa efisiensi waktu perjalanan, penurunan biaya operasional kendaraan, peningkatan akses kawasan wisata Tanjung Lesung, serta dampak positif terhadap pertumbuhan wilayah. Secara keseluruhan, pembangunan Jalan Tol Serang–Panimbang dinilai layak untuk dilanjutkan ke tahap perencanaan teknis detail.
Copyrights © 2026