Generasi Alpha tumbuh di tengah perkembangan teknologi digital yang pesat dan memiliki akses luas terhadap berbagai perangkat elektronik. Penggunaan perangkat digital yang berlebihan (screen time) dapat memengaruhi perkembangan kognitif siswa sekolah dasar, terutama pada aspek fokus dan konsentrasi belajar. Artikel ini bertujuan mengkaji dampak screen time terhadap perkembangan kognitif siswa sekolah dasar serta upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasinya. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan menelaah berbagai jurnal, buku, dan penelitian yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa screen time yang berlebihan berpotensi menurunkan kemampuan fokus, konsentrasi, dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Namun, penggunaan teknologi yang terkontrol dan didampingi secara tepat dapat memberikan manfaat bagi perkembangan kognitif anak. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama antara keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam mengelola penggunaan perangkat digital agar perkembangan kognitif siswa dapat berlangsung secara optimal.
Copyrights © 2026