Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di Kawasan Ekowisata Bagek Kembar, Lombok Barat, dengan tujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai peran ekosistem mangrove sebagai penyerap karbon dioksida (CO₂) dalam mitigasi perubahan iklim. Kegiatan dilakukan melalui metode sosialisasi, diskusi interaktif, serta diseminasi hasil penelitian terkait estimasi serapan CO₂ pada vegetasi semai mangrove. Hasil penelitian menunjukkan bahwa vegetasi semai mangrove memiliki cadangan karbon sebesar 3,19 ton C/ha yang setara dengan serapan sebesar 11,71 ton CO₂/ha. Nilai ini menegaskan bahwa meskipun berada pada fase awal pertumbuhan, mangrove telah berkontribusi signifikan dalam menyerap CO₂ dari atmosfer melalui akumulasi biomassa. Pendekatan partisipatif dalam kegiatan ini meningkatkan pemahaman masyarakat tentang hubungan antara rehabilitasi mangrove dan penurunan emisi gas rumah kaca. Tingginya partisipasi peserta dalam diskusi menunjukkan meningkatnya kesadaran akan pentingnya mangrove sebagai solusi mitigasi perubahan iklim berbasis ekosistem. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong munculnya inisiatif lokal dalam pengembangan ekowisata berbasis konservasi. Hasil ini menunjukkan bahwa penyampaian hasil penelitian secara langsung efektif dalam meningkatkan literasi lingkungan dan keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan mangrove secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026