Tanaman renggak (Amomun dealbatum Roxb) merupakan tanaman yang tergolong dalam jenis tumbuhan aromatik yang termasuk dalam suku jahe – jahean, tanaman ini mengandung senyawa metabolit sekunder berupa flavonoid, Tanin, Alkoloid, Saponin, Steroid yang memiliki potensi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi fraksi kulit buah dari tanaman renggak sebagai antibakteri dengan variasi konsentrasi 10%, 20%, 30%, 40% terhadap bakteri staphylococcus aureus dan pseudomonas aeruginosa. Fraksinasi dilakukan menggunakan metode fraksi cair – cair, dan pengujian aktivitas antibakteri dilakukan menggunakan difusi sumuran. Hasil pengujian fraksi pada bakteri staphyloccoccus aureus pada konsentrasi 10%, 20%, 30% dan 40 % masing masing memilik daya hambat sebesar 11,45 mm, 12,19 mm, 13,62 mm, 15,38 mm dan pada bakteri peudomonas aeruginosa masing masing sebersar 8,24 mm, 9,23 mm, 11,16 mm, 12,63 mm, hal ini menunjukan bahwa tanaman renggak memiliki potensi sebagai antibakteri.
Copyrights © 2026