Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar siswa pada pembelajaran IPA, khususnya materi sistem peredaran darah manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan aplikasi Kahoot terhadap motivasi belajar siswa kelas V di SD Negeri 091340 Bah Bolon. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) dan desain One Group Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 26 siswa kelas V. Teknik pengumpulan data menggunakan angket motivasi belajar, angket respon siswa, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui analisis deskriptif, uji normalitas, dan uji hipotesis One Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen motivasi belajar memperoleh persentase validitas sebesar 96,36% dan angket respon siswa sebesar 85,45% sehingga keduanya termasuk kategori sangat valid. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa memperoleh nilai rata-rata 103,19 dengan persentase 82,55% yang berada pada kategori sangat tinggi. Respon siswa terhadap penggunaan aplikasi Kahoot memperoleh nilai rata-rata 106,62 dengan persentase 85,30% yang juga berada pada kategori sangat tinggi. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Dengan demikian, penggunaan aplikasi Kahoot berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar siswa kelas V pada materi sistem peredaran darah manusia di SD Negeri 091340 Bah Bolon.
Copyrights © 2026