Perkembangan selawat kontemporer tidak hanya sebagai bentuk ekspresi keagamaan, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi kreatif berbasis budaya yang potensial. Namun, potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal oleh komunitas selawat lokal di Desa Pandansari, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kewirausahaan keagamaan melalui pendampingan pengembangan ekonomi kreatif berbasis selawat. Metode yang digunakan meliputi pelatihan produksi audio, manajemen acara, bantuan branding, dan pemasaran digital. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan keterampilan manajerial, pemanfaatan digital, dan munculnya unit usaha kreatif berbasis selawat. Program ini menegaskan bahwa selawat kontemporer dapat berfungsi sebagai alat pemberdayaan ekonomi dan penguatan nilai-nilai keagamaan masyarakat.
Copyrights © 2026