Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan pentingnya penguasaan bahasa Arab dalam memahami kandungan Al-Qur’an secara lebih mendalam, terutama melalui ilmu balaghah yang berfungsi mengungkap keindahan bahasa dan ketepatan makna ayat-ayat Al-Qur’an. Fokus utama penelitian ini adalah mengkaji penggunaan majaz, khususnya majaz mursal, dalam Surah Maryam, serta menjelaskan bentuk dan fungsi yang terkandung di dalamnya. Karena pembahasan majaz sangat luas, penelitian ini dibatasi pada majaz mursal yang merupakan bagian penting dari ilmu bayan dan ditandai oleh hubungan makna yang tidak didasarkan pada keserupaan antara makna asli dan makna kiasan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan. Sumber data utama berasal dari Al-Qur’an, sedangkan data pendukung diperoleh dari kitab tafsir, buku balaghah, jurnal ilmiah, dan berbagai referensi terkait. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi dan telaah literatur, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan adanya berbagai bentuk ‘alaqah majaz mursal dalam Surah Maryam, seperti sababiyyah, āliyyah, dan ḥāliyyah, yang memperkaya makna serta memperdalam pesan yang disampaikan Al-Qur’an.
Copyrights © 2026