Penelitian ini bertujuan menganalisis pengembangan peran masjid melalui pendampingan kegiatan keislaman dalam meningkatkan partisipasi dan pemberdayaan masyarakat Desa Sukasari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian fenomenologi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi kegiatan menghidupkan masjid dengan kegiatan positif islami yang relevan. Keabsahan data diperkuat melalui metode berlama-lama, panjang-panjang, kasus negatif, triangulasi, sumber dan teknik temuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi fungsi masjid berhasil diwujudkan melalui integrasi pendidikan, sains, dan syiar Islam. Program Asar mengaji efektif meningkatkan motivasi belajar anak melalui pendekatan pembelajaran yang menyenangkan. Pelatihan pembuatan tinta organik berbahan limbah daun mangga berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pemanfaatan potensi lokal berbasis nilai tauhid. Sementara itu, kegiatan lomba gebyar Muharram memperkuat interaksi sosial, menumbuhkan kepercayaan diri, serta daya saing anak. Meskipun masih terdapat kendala berupa keterbatasan partisipasi awal masyarakat serta keterbatasan waktu pelaksanaan kegiatan, secara umum, pendampingan kegiatan keislaman ini mempertegas peran masjid sebagai pusat pemberdayaan umat yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026