AGROINOTEK
Vol. 6 No. 1 (2025)

Pemberdayaan Pelaku UMKM Melalui Implementasi Crafting Business Architecture

Putritamara, Jaisy Aghniarahim (Unknown)
Hartono, Budi (Unknown)
Kusumastuti, Anie Eka (Unknown)
Winarto, Priyo Sugeng (Unknown)
Satria, Awang Tri (Unknown)
Purwanti, Tina Sri (Unknown)



Article Info

Publish Date
03 Jul 2025

Abstract

Pandemic COVID-19 masyarakat menggantikan seluruh aktivitas ekonomi dengan teknologi digital untuk menyesuaikan dengan perubahan-perubahan yang terjadi di pasar. Hal ini membuat kompetisi di pasar semakin ketat, karena seluruh produsen ingin mendapatkan value proporsition yang membantu para produsen untuk mencapai keunggulan bersaing yang lebih baik. Oleh karena itu diperlukan Crafting Business Architecture (CBA) yang bertujuan untuk menentukan prinsip kunci dalam Menyusun strategi membangun dan mengembangkan bisnis secara inovatif dengan cara yang cepat dan mudah. Pada dasarnya CBA menekankan konsep inovatif sehingga pembisnis mampu adaptif dan absorptive terhadap perubahan lingkungan bisnis bahkan dinilai lebih unggul sehingga mampu memenangkan persaingan bisnis sapi perah. Metode pelaksanaan Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pelatihan ini menggunakan pendekatan Partisipatory Rural Appraisal (PRA) yang mengisnisasi sitem pemberdayaan secara bottom-up sehingga mampu menghubungkan masalah dan solusi dari masyarakat di level bawah. Berikut merupakan tahapan dalam mendesain template model bisnis CBA: Memberikan sosialisasi tentang kondisi eksisting bisnis dan CBA. Pengisian template CBA. Berikut merupakan template CBA sebagai model bisnis yang akan diberikan pada sasaran. Praktik board game dengan para pelaku bisnis untuk simulasi keputusan inovatif, Simulasi bisnis oleh para pemangku kepentingan, Focus Group Discussion dengan expert untuk menentukan model bisnis yang tepat.Berdasarkan hasil analisis pretest dan postest yang menunjukkan adanya perbandingan pengetahuan sebelum dan setelah pelatihan melalui media board game bahwa terdapat peningkatan pengetahuan dan pemahaman pembisnis dalam pengembangan dan inovasi pemasaran produk. Pembisnis mulai memahami pengambilan keputusan strategis melalui tiga fase yakni riset produk, pengembangan produk dan peluncuran produk yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan segmentasi pasar.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

agroinotek

Publisher

Subject

Description

The scope of AGROINOTEK includes, but is not limited to, Agroecology, Agrotechnology, Agribusiness, Agricultural Economics, Agricultural Sociology, Agricultural Communication and Extension, Forestry, Appropriate Technology, as well as other relevant interdisciplinary fields. The journal welcomes ...