Guru sekolah dasar di wilayah kepulauan menghadapi tantangan dalam mengintegrasikan pembelajaran kontekstual yang memanfaatkan potensi lokal serta menerapkan pendekatan STEM dan Deep Learning. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru Sekolah Dasar Pulau Untung Jawa dalam merancang pembelajaran bermakna berbasis STEM dan Deep Learning melalui pemanfaatan aset lokal. Program menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) yang meliputi identifikasi aset dan kebutuhan, pelatihan, workshop pengembangan perangkat pembelajaran, implementasi, pendampingan, serta evaluasi. Peserta kegiatan terdiri atas 20 guru sekolah dasar. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan kompetensi guru dengan rata-rata skor pretest sebesar 57,38 meningkat menjadi 87,28 pada posttest, dengan nilai N-Gain sebesar 0,70 pada kategori tinggi. Program juga menghasilkan modul ajar, LKPD, dan proyek pembelajaran berbasis potensi lokal yang mengintegrasikan STEM dan Deep Learning. Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan aset lokal efektif mendukung pengembangan pembelajaran yang kontekstual, bermakna, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026