Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Pelaksanaan Usaha “Twintaste” sebagai Upaya Pengembangan Jiwa Kewirausahaan Mahasiswa Neneng Kurnia Arni; Nani Sa'idatul Maulida; Haikal Alparizji; Lasih Putpitasari; Retno Purwani Setyaningrum
Jurnal Ilmiah Manajemen Muhammadiyah Aceh Vol. 16 No. 1 (2026): Edisi Januari - Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/jimma.v16i1.51

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengalaman berwirausaha mahasiswa melalui pengelolaan langsung usaha Twintaste, merek camilan dengan dua varian rasa, yaitu Kerupuk Seblak Mix (pedas) dan Keripik Pangsit (non-pedas). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi partisipatif. Data dikumpulkan melalui observasi usaha, wawancara konsumen, catatan lapangan peneliti sebagai pengelola usaha, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan langsung dalam pengelolaan Twintaste berkontribusi terhadap pengembangan jiwa kewirausahaan mahasiswa, terutama pada aspek kreativitas, resiliensi, keberanian mengambil risiko terukur, orientasi pasar, dan pengelolaan keuangan mandiri. Pengalaman menjalankan usaha nyata juga mendorong mahasiswa untuk beradaptasi dengan kebutuhan pasar, memanfaatkan pemasaran digital, dan mengambil keputusan bisnis berdasarkan kondisi lapangan. Temuan ini menegaskan bahwa program kewirausahaan mahasiswa berbasis praktik pasar nyata dapat menjadi media pembelajaran efektif untuk membentuk lulusan yang lebih mandiri, inovatif, dan memiliki daya saing wirausaha.
KESIAPAN GURU SD DALAM MENGINTEGRASIKAN STEAM KE DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK Abdul Rohim; Falina Siska; Haikal Alparizji; Tia Citra Bayuni
Elementary School and Education Journal Vol. 2 No. 1 (2026): ESEJ- ELEMENTARY SCHOOL AND EDUCATION JOURNAL
Publisher : Elementary School and Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67157/7rynxn26

Abstract

This study aims to describe the readiness level of elementary school teachers in integrating the STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) approach into thematic learning. The research employed a quantitative descriptive method with 15 elementary school teachers in Bekasi Regency who had attended STEAM-related training or teaching experience. The instrument used was a Likert-scale questionnaire covering three aspects of readiness: knowledge, attitude, and skills. The results showed that most teachers were categorized as ready in knowledge and attitude, but only moderately ready in skills, particularly in designing and implementing STEAM-based project learning. Factors influencing teacher readiness include training experience, school facilities, and access to digital learning resources. The study recommends continuous professional development and mentoring programs to enhance teachers’ capacity in implementing STEAM effectively within thematic learning at the elementary level. 
Dari Pesisir ke Kelas: Penguatan Pembelajaran Bermakna Berbasis STEM dan Deep Learning bagi Guru Sekolah Dasar Pulau Untung Jawa Bramianto Setiawan; Ahmad Fauzi; Septian Mukhlis; Haikal Alparizji; Herlina Herlina; Vina Iasha
Indonesian Journal of Community Service in Education Vol. 2 No. 3 (2026): Indonesian Journal of Community Service in Education (IJCSE)
Publisher : PT. Intelektiva Global Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64421/ijcse.v2i3.88

Abstract

Guru sekolah dasar di wilayah kepulauan menghadapi tantangan dalam mengintegrasikan pembelajaran kontekstual yang memanfaatkan potensi lokal serta menerapkan pendekatan STEM dan Deep Learning. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru Sekolah Dasar Pulau Untung Jawa dalam merancang pembelajaran bermakna berbasis STEM dan Deep Learning melalui pemanfaatan aset lokal. Program menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) yang meliputi identifikasi aset dan kebutuhan, pelatihan, workshop pengembangan perangkat pembelajaran, implementasi, pendampingan, serta evaluasi. Peserta kegiatan terdiri atas 20 guru sekolah dasar. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan kompetensi guru dengan rata-rata skor pretest sebesar 57,38 meningkat menjadi 87,28 pada posttest, dengan nilai N-Gain sebesar 0,70 pada kategori tinggi. Program juga menghasilkan modul ajar, LKPD, dan proyek pembelajaran berbasis potensi lokal yang mengintegrasikan STEM dan Deep Learning. Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan aset lokal efektif mendukung pengembangan pembelajaran yang kontekstual, bermakna, dan berkelanjutan.