Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Peningkatan Keamanan Login Pada Content Management System (CMS) Wordpress Dengan Implementasi Notifikasi Login Dengan Whatsapp Gateway Muhammad Najamuddin Dwi Miharja; Ahmad Fauzi
Jurnal SIGMA Vol 12 No 3 (2021): September 2021
Publisher : Teknik Informatika, Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

According to data from internetworldstats, internet users in Indonesia are the third largest in Asia, reaching 212.35 million in March. However, with the increasing number of internet users in Indonesia, there are still many data leaks, especially in terms of website security. Wordpress is one of the most popular CMS in the world, so it is very likely that there are security vulnerabilities. In this study the author will implement a notification system using the whatsapp gateway every time there is a login to the system. The implemented system turns out to be running well and can increase security in monitoring web logins on the wordpress system. Keywords: content management system (CMS), security, notification, whtasapp gateway.
Efektivitas Penggunaan Media Stop Motion Terhadap Hasil Belajar Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) Dengan Materi Perilaku Jujur Dan Adil Siswa Kelas 8 SMP IT Insan Kamil Cikarang Edora Edora; Ahmad Fauzi; Annisa Maulana Majid
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.628 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media stop motion terhadap hasil belajar mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan materi perilaku jujur dan adil siswa kelas 8 SMP IT Insan Kamil Cikarang. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain dalam penelitian ini berbentuk desain Nonequivalent (Pretest and Posttest). Sampel penelitian terdiri dari 60 siswa yang dipilih secara purposive sampling, dengan kelompok kontrol dan kelompok eksperimen masing-masing terdiri dari 30 siswa. Kelompok kontrol diberikan pembelajaran dengan media konvensional sedangkan kelompok eksperimen diberikan pembelajaran dengan media stop motion.Data hasil belajar siswa dikumpulkan melalui tes tulis dan dianalisis dengan menggunakan uji normalitas N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa yang diajarkan dengan menggunakan media stop motion dan yang diajarkan dengan media konvensional, dimana diperoleh hasil N-Gain kelas eksperimen sebesar 0.68 sedangkan kelas kontrol sebesar 0.46. artinya hal ini menunjukkan bahwa media stop motion efektif digunakan dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi perilaku jujur dan adil.
Penggunaan Non-Metallic Material di Berbagai Industri Manufaktur Indonesia Secara Tinjauan Literatur Sistematis Ahmad Fauzi; Rendi Galang Ramadan; Hibarkah Kurnia; Dhea Egga; M. Usman Zakaria
Jurnal KaLIBRASI - Karya Lintas Ilmu Bidang Rekayasa Arsitektur, Sipil, Industri Vol. 6 No. 1 (2023): KaLIBRASI March 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37721/kalibrasi.v6i1.1123

Abstract

Industri manufaktur di Indonesia terdiri dari berbagai sektor jika dilihat dari jenis produksi diantaranya industri Metallic material dan Non-metallic material. Bahan baku yang digunakan untuk proses bermacam-macama. Bahan non-logam selalu dibutuhkan dalam teknik bangunan, teknik mesin, teknik proses, dan keperluan lainnya. Selain digunakan sebagai bahan pengganti logam, bahan non logam juga dibutuhkan sebagai bahan utama sesuai dengan kemampuan dan sifatnya yang unik untuk berbagai keperluan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis pentingnya bahan baku non logam dalam industri manufaktur di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penerapan sistematik review kajian dari beberapa artikel dengan cara identifikasi yang berfokus pada topik tertentu yang merupakan bagian dari bidang keilmuan. Penelitian ini telah menemukan identifikasi fokus penelitian pada tahun publikasi, jenis industri, dan metode yang digunakan. Kontribusi penelitian ini diharapkan dapat membantu peneliti lain dalam hal memfasilitasi penemuan karya ilmiah di bidang material teknik khususnya material non logam dalam penggunaannya di industri manufaktur Indonesia
Optimizing Manhour Productivity in Automotive Component Packing Process Using the ECRS Approach Ahmad Fauzi; Faqih Sidik Muttaqin; Muhammad Asyraf Hisyam Hidayat; Setiawan Laia; Yudi Prastyo
Review: Journal of Multidisciplinary in Social Sciences Vol. 3 No. 05 (2026): May 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/rjmss.v3i05.1363

Abstract

This study aims to improve manhour productivity in the packing process of an Indonesian automotive component company by applying the ECRS method (Eliminate, Combine, Rearrange, Simplify). The problem was identified from low labor productivity caused by non-value-added activities, inefficient work layout, non-ergonomic material placement, and the absence of proper work aids. A quantitative approach was used through direct observation, time study, motion analysis, fishbone diagram, and operation process chart to identify waste and determine improvement actions. The implementation of ECRS reduced the cycle time from 60 seconds to 46 seconds per unit, representing a 23.3% improvement, and increased output from 60 units/hour to 78 units/hour, equivalent to a 30% productivity increase. In addition, the improvement eliminated unnecessary movements, simplified work procedures, and enhanced ergonomic conditions for operators. The findings indicate that the ECRS approach provides a practical contribution to improving efficiency in manual packing processes without adding labor or major production equipment. Therefore, this method can be used as an effective and low-cost improvement strategy for productivity enhancement in manufacturing operations.
Integration of SDGs, Global Citizenship, and Pancasila Values in Civic Education Learning in Elementary Schools: Education for Sustainable Development (ESD) Framework to Prepare for a Sustainable Generation Septian Mukhlis; Bramianto Setiawan; Ahmad Fauzi; Mely Adinda Fikriyah; Anastasya Sulistiawati; Vina Iasha
Edusoshum : Journal of Islamic Education and Social Humanities Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Ikatan Cendikiawan Ilmu Pendidikan Islam (ICIPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52366/edusoshum.v6i3.470

Abstract

This study aims to analyze the integration of the Sustainable Development Goals (SDGs), Global Citizenship Education (GCED), and Pancasila values in Civic Education (PKn) learning at the elementary school level through the framework of Education for Sustainable Development (ESD). A qualitative approach was employed involving elementary school teachers and students as research participants. Data were collected through interviews, observations, and document analysis and were analyzed thematically. The findings reveal that SDGs serve as a learning context by introducing real-world issues such as environmental sustainability, health, education, and social justice. GCED contributes to the development of global citizenship competencies, including tolerance, respect for diversity, collaboration, social responsibility, and peaceful conflict resolution. Meanwhile, Pancasila values function as a normative foundation that guides students in understanding and applying the principles of sustainable development and global citizenship in accordance with the Indonesian national character. The integration of these three components creates a contextual and relevant Civic Education learning framework that fosters students who are morally grounded, sustainability-conscious, and prepared to participate actively in a global society.  
Pendampingan Guru Sekolah Dasar dalam Integrasi Nilai-Nilai Pancasila dan Global Citizenship Education (GCED) pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Septian Mukhlis; Ahmad Fauzi; Wiwi Nurjanah; Giskha Fatikah Ainy
Indonesian Journal of Community Service in Education Vol. 2 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Community Service in Education (IJCSE)
Publisher : PT. Intelektiva Global Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64421/ijcse.v2i1.77

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar dalam mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila dan Global Citizenship Education (GCED) dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Permasalahan yang dihadapi mitra adalah keterbatasan pemahaman guru dalam mengaitkan nilai-nilai Pancasila dengan isu global serta kurangnya kemampuan dalam merancang pembelajaran yang kontekstual dan berbasis nilai. Kondisi ini berdampak pada pembelajaran PPKn yang cenderung bersifat teoritis dan belum sepenuhnya mendorong keterampilan berpikir kritis dan kesadaran global siswa. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendampingan berbasis pelatihan dan praktik langsung dengan tahapan meliputi analisis kebutuhan, pelaksanaan workshop, penyusunan perangkat pembelajaran, implementasi di kelas, serta refleksi dan evaluasi. Kegiatan dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan guru sebagai subjek aktif dalam setiap tahapan. Pendampingan difokuskan pada penguatan pemahaman konsep GCED, integrasi nilai Pancasila dalam konteks global, serta pengembangan strategi pembelajaran yang interaktif dan reflektif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila dan GCED dalam pembelajaran. Guru mampu menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran yang lebih kontekstual, mengaitkan isu global dengan kehidupan sehari-hari siswa, serta menerapkan strategi pembelajaran yang mendorong partisipasi aktif dan berpikir kritis. Selain itu, terjadi perubahan positif dalam praktik pembelajaran yang lebih bermakna dan berbasis nilai. Kegiatan ini memberikan kontribusi praktis dalam penguatan kapasitas guru sekolah dasar serta menghasilkan model pendampingan yang dapat direplikasi untuk mendukung integrasi nilai lokal dan global dalam pembelajaran PPKn.
Transformasi Kompetensi TPACK Guru melalui Pengembangan Bahan Ajar Interaktif Berbasis Articulate Storyline Ahmad Fauzi; Bramianto Setiawan; Septian Mukhlis; Wiwi Nurjanah; Giskha Fatikah Ainy
Indonesian Journal of Community Service in Education Vol. 2 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Community Service in Education (IJCSE)
Publisher : PT. Intelektiva Global Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64421/ijcse.v2i2.80

Abstract

Transformasi digital pendidikan seringkali menghadapi hambatan infrastruktur berat, sebagaimana dialami SDIT Attaqwa Nurul Fahmi yang tidak memiliki akses internet. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberdayakan guru dalam mengembangkan bahan ajar digital interaktif berbasis Articulate Storyline yang dioperasikan sepenuhnya secara luring. Metode pelaksanaan menggunakan Participatory Action Research (PAR) dengan teknik analisis data deskriptif-komparatif untuk mengukur efektivitas intervensi melalui perbandingan skor sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan kompetensi TPACK guru yang substansial, dengan kenaikan skor rata-rata dari 62 menjadi 84. Kebaruan program ini terletak pada model integrasi media interaktif luring sebagai solusi konkret untuk menjembatani kesenjangan digital pada sekolah tanpa akses internet, yang berhasil menghasilkan 12 prototipe bahan ajar siap pakai. Kesimpulannya, pelatihan ini efektif meningkatkan kualitas pengajaran melalui inovasi teknologi yang tidak bergantung pada koneksi internet.
Dari Pesisir ke Kelas: Penguatan Pembelajaran Bermakna Berbasis STEM dan Deep Learning bagi Guru Sekolah Dasar Pulau Untung Jawa Bramianto Setiawan; Ahmad Fauzi; Septian Mukhlis; Haikal Alparizji; Herlina Herlina; Vina Iasha
Indonesian Journal of Community Service in Education Vol. 2 No. 3 (2026): Indonesian Journal of Community Service in Education (IJCSE)
Publisher : PT. Intelektiva Global Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64421/ijcse.v2i3.88

Abstract

Guru sekolah dasar di wilayah kepulauan menghadapi tantangan dalam mengintegrasikan pembelajaran kontekstual yang memanfaatkan potensi lokal serta menerapkan pendekatan STEM dan Deep Learning. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru Sekolah Dasar Pulau Untung Jawa dalam merancang pembelajaran bermakna berbasis STEM dan Deep Learning melalui pemanfaatan aset lokal. Program menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) yang meliputi identifikasi aset dan kebutuhan, pelatihan, workshop pengembangan perangkat pembelajaran, implementasi, pendampingan, serta evaluasi. Peserta kegiatan terdiri atas 20 guru sekolah dasar. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan kompetensi guru dengan rata-rata skor pretest sebesar 57,38 meningkat menjadi 87,28 pada posttest, dengan nilai N-Gain sebesar 0,70 pada kategori tinggi. Program juga menghasilkan modul ajar, LKPD, dan proyek pembelajaran berbasis potensi lokal yang mengintegrasikan STEM dan Deep Learning. Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan aset lokal efektif mendukung pengembangan pembelajaran yang kontekstual, bermakna, dan berkelanjutan.
Membentuk Generasi Rabbani Dalam Mensyiarkan Ekonomi Islam Melalui Kegiatan Diklat Ekonomi Syariah Di Universitas Pelita Bangsa Bekasi Aceng Badruzzaman Aceng; Muhammad Hamdan Ainulyaqin; Muhammad Najamuddin Dwi Miharja; Ermanto Ermanto; Ahmad Fauzi
Jurnal Pelita Pengabdian Vol. 1 No. 2 (2023): Juli 2023
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/jpp.v1i2.2398

Abstract

Ekonomi Islam sebagai suatu ilmu pengetahuan lahir melalui proses pengkajian ilmiah yang panjang, dimana pada awalnya terjadi sikap pesimis terkait eksistensi ekonomi Islam dalam kehidupan masyarakat saat ini. Hal ini terjadi karena di masyarakat telah terbentuk suatu pemikiran bahwa harus terdapat dikotomi antara agama dengan keilmuan. Label rabbani menggambarkan generasi emas umat (golden age) Islam. Generasi rabbani adalah generasi yang sukses, posisinya selalu berada dalam garis ajaran Islam, dan selalu mengajak orang lain untuk dekat dengan Allah. Generasi rabbani, generasi yang akan selalu berada di barisan terdepan dalam menegakkan kalimatullah, menegakkan syariat Islam. Generasi rabbani menjadi teladan karena secara duniawi generasi ini adalah orang-orang yang kaya jiwa dan unggul dari sisi ketaqwaannya. Sebagai agama yang berkarakter rabbani, universal dan kontekstual, Islam telah menyediakan sistem yang khas untuk menyelesaikan berbagai persoalan hidup yang dihadapi umatnya termasuk juga masalah ekonomi. Ekonomi Islam pada dasarnya merupakan upaya yang sistematis untuk memahami masalah ekonomi dan perilaku masyarakat dalam perspektif Islam. Ekonomi Islam merupakan ekonomi yang segala aktivitasnya selalu bersumber pada Al Qur’an, Assunnah, ijma’, dan maslahat. Tujuan yang hendak dicapai dalam ekonomi Islam adalah falah yakni mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat. Ekonomi Islam memiliki karakteristik yang menjadi kekhasan yang berbeda dari ekonomi konvensional, mulai dari sumber hukum, tujuan, nilai, falsafah, dan prinsip. Hal inilah yang menjadi nilai unggul dari ekonomi Islam.
PENGENALAN DAN PENERAPAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DI PONDOK PESANTREN QURAN AL-LATHIFAH CIKARANG BARAT Aceng Badruzzaman Aceng; Sukron Mamun; Ahmad Fauzi
Jurnal Pelita Pengabdian Vol. 2 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/jpp.v2i1.3198

Abstract

Bersaing dalam ilmu pengetahuan, teknologi dan rekayasa merupakan masalah pendidikan Indonesia secara keseluruhan, khususnya pondok pesantren. Di era digital yang terus berkembang ini terbukti jika pondok pesantren mempertahankan metode pembelajaran konvensional tanpa mengintegrasikan ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga pesantren tidak akan mampu bersaing dan menjawab setiap hambatan dalam arus ilmu pengetahuan dan teknologi (digital). Namun, jika pesantren mampu memadukan keduanya maka akan tercipta generasi yang berkarakter, beriman, cerdas dan siap menghadapi segala tantangan ilmu pengetahuan atau teknologi yang mungkin diberikan dunia di era digital ini. Pengenalan dan penerapan AI dalam pondok pesantren dapat menjadi solusi inovatif untuk meningkatkan kompetensi guru dan kualitas pendidikan Islam. Dengan pelatihan, pengembangan konten digital, dan pengukuran hasil yang baik, AI dapat membantu mencapai tujuan pendidikan yang lebih baik di pondok pesantren, yang merupakan pusat pendidikan Islam yang penting di Indonesia. Pengenalan dan penerapan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam pendidikan memiliki potensi besar untuk meningkatkan kompetensi guru di pondok pesantren. Karena pada dasarnya, perpaduan AI dan pendidikan ini berfokus pada kebutuhan setiap individu melalui fitur-fitur seperti game yang disematkan AI dan program yang disesuaikan. Selain itu, solusi yang didukung oleh AI dapat menganalisis riwayat pembelajaran siswa sebelumnya, mengidentifikasi kelemahan, dan menawarkan kursus yang paling sesuai untuk peningkatan kualitas pembelajaran dan memberikan banyak peluang. Analisis ini memungkinkan guru untuk membuat program pembelajaran terbaik untuk semua siswa. Dengan menganalisis kebutuhan khusus setiap siswa, guru dan profesor dapat menyesuaikan kursus mereka untuk mengatasi kesenjangan pengetahuan sebelum siswa tertinggal terlalu jauh.