cover
Contact Name
Bramianto Setiawan
Contact Email
intelektivaglobalnusantara@gmail.com
Phone
+628562805580
Journal Mail Official
intelektivaglobalnusantara@gmail.com
Editorial Address
Pondok Ungu Permai Blok GG. 2 No. 22 Kaliabang Tengah, Bekasi Utara, Kota Bekasi
Location
Kota bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
Indonesian Journal of Community Service in Education
ISSN : -     EISSN : 31098517     DOI : https://doi.org/10.64421/ijcse
Core Subject : Education,
Indonesian Journal of Community Service in Education (IJCSE) is a peer-reviewed open access journal established in 2025 by PT. Intelektiva Global Nusantara. IJCSE is committed to publishing high-quality scholarly works that contribute to the development and application of community service across all fields of education. The journal welcomes original community service articles, best practices, evaluations, and collaborative models involving educational institutions and communities. Its scope includes, but is not limited to: early childhood programs, school-based community empowerment, teacher training, educational innovation outreach, inclusive education services, digital literacy campaigns, and lifelong learning projects. IJCSE aims to be a trusted platform for educators, researchers, practitioners, and policymakers to share impactful and sustainable community engagement outcomes in the educational domain.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 10 Documents
Pendekatan Deep Learning Pada Pembelajaran Di Sekolah Dasar Usman, Herlina; Yunus, Mahmud; Yarmi, Gusti; Fajri, Hardian Mei; Sinyanyuri, Sonya; Siregar, Yulia Elfrida Yanty
Indonesian Journal of Community Service in Education Vol. 1 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Community Service in Education (IJCSE)
Publisher : PT. Intelektiva Global Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64421/ijcse.v1i2.8

Abstract

Deep learning didefinisikan sebagai suatu pendekatan yang menekankan pada pemahaman konseptual dan penerapan pengetahuan secara kritis. Studi ini bertujuan untuk memberikan bantuan secara teoretis maupun fungsional dalam mengembangkan pendekatan deep learning yang sesuai dengan konteks sekolah dasar, khususnya di SD Utung Jawa 01, Kepulauan Seribu. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan bentuk kegiatan pendampingan berupa pelatihan dan lokakarya. Program pelatihan ini dilaksanakan melalui lima tahap: Perencanaan, Pengorganisasian, Penggerakan, Pengendalian, dan Evaluasi (POACE) dengan melibatkan masyarakat sebagai mitra yang turut serta dan berpartisipasi aktif dalam seluruh kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Hasil menunjukkan bahwa penerapan deep learning memberikan dampak positif terhadap pemahaman guru. Pendekatan ini mendorong keterlibatan aktif siswa melalui berbagai aktivitas interaktif seperti simulasi dan eksperimen, sehingga proses pembelajaran menjadi lebih bermakna dan menyenangkan. Namun, penerapan metode ini juga menghadapi beberapa tantangan, seperti keterbatasan waktu untuk menyelesaikan kurikulum serta akses teknologi yang tidak merata di kalangan siswa.
Penerapan Pendekatan Deep Learning dalam Kurikulum Merdeka: Penguatan Kompetensi Guru di Sekolah Dasar Kepulauan Seribu MS, Zulela
Indonesian Journal of Community Service in Education Vol. 1 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Community Service in Education (IJCSE)
Publisher : PT. Intelektiva Global Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64421/ijcse.v1i2.11

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogis guru dalam menerapkan pendekatan deep learning yang terintegrasi dengan prinsip mindful learning, meaningful learning, dan joyful learning dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Kegiatan dilaksanakan di Sekolah Dasar Kepulauan Seribu, sebuah sekolah dasar di wilayah 3T yang menghadapi keterbatasan akses terhadap pelatihan pendidikan inovatif. Metode kegiatan meliputi identifikasi kebutuhan guru, pelatihan berbasis workshop, praktik desain pembelajaran, pendampingan implementasi di kelas, serta refleksi kolektif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru terhadap pembelajaran mendalam yang tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga kesadaran, makna, dan kegembiraan belajar siswa. Luaran dari kegiatan ini berupa modul pembelajaran kontekstual, peningkatan kualitas RPP berdiferensiasi, dan artikel ilmiah untuk publikasi. Kegiatan ini merekomendasikan pentingnya program penguatan kapasitas guru secara berkelanjutan dalam mewujudkan Kurikulum Merdeka yang berpihak pada murid, terutama di wilayah kepulauan dan pesisir.
Transformasi Pembelajaran di Sekolah Dasar Kepulauan Seribu: Integrasi Deep Learning, Kearifan Lokal, dan Nilai Karakter Andayani, Andayani
Indonesian Journal of Community Service in Education Vol. 1 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Community Service in Education (IJCSE)
Publisher : PT. Intelektiva Global Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64421/ijcse.v1i2.12

Abstract

Penguatan kapasitas guru dalam mengimplementasikan pembelajaran berbasis deep learning menjadi urgensi dalam konteks Kurikulum Merdeka, terutama di wilayah 3T seperti Kepulauan Seribu. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru SD dalam merancang pembelajaran tematik yang mengintegrasikan pendekatan deep learning, nilai karakter, dan kearifan lokal. Selama tiga hari pelatihan intensif, 16 guru mengikuti sesi teori, workshop penyusunan modul ajar, simulasi, dan refleksi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman guru terhadap konsep pembelajaran mendalam, strategi penguatan karakter, dan pemanfaatan potensi lokal sebagai sumber belajar kontekstual. Produk yang dihasilkan berupa enam modul ajar tematik dengan kualitas baik, menggabungkan proyek berbasis masalah, narasi lokal, dan nilai-nilai Pancasila. Guru juga menunjukkan keterlibatan aktif serta komitmen keberlanjutan. Model pelatihan partisipatif ini terbukti efektif dan relevan untuk direplikasi di daerah serupa guna mendukung transformasi pembelajaran yang bermakna dan kontekstual.
Artificial Intelligence untuk Pendidikan Dasar: Penguatan Peran Guru Sekolah Dasar dalam Menghadapi Era Teknologi Prabowo, Suryo; Gafur, Abd
Indonesian Journal of Community Service in Education Vol. 1 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Community Service in Education (IJCSE)
Publisher : PT. Intelektiva Global Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64421/ijcse.v1i2.13

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru Sekolah Dasar (SD) dalam memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) sebagai alat bantu pembelajaran di era digital. Bertempat di salah satu SD di wilayah Pondok Bambu, Jakarta Timur, kegiatan dilakukan melalui pendekatan partisipatif berupa pelatihan interaktif, praktik langsung, dan pendampingan intensif. Materi pelatihan meliputi penggunaan ChatGPT, Canva AI, dan Grammarly AI untuk mendukung penyusunan RPP, pembuatan media ajar, dan koreksi teks. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam literasi digital guru, dengan rata-rata kenaikan skor pre-test ke post-test sebesar 24,5 poin. Selain peningkatan kompetensi teknis, pelatihan ini juga berdampak positif pada motivasi dan rasa percaya diri guru dalam menghadapi teknologi. Meski terdapat tantangan seperti keterbatasan perangkat dan akses internet, kegiatan ini berhasil menumbuhkan digital confidence dan memperkuat peran guru sebagai agen perubahan dalam pembelajaran berbasis teknologi di pendidikan dasar.
Pelatihan Merancang Modul Projek Penguatan Profil Pancasila untuk Guru Sekolah Dasar Negeri di DKI Jakarta Mukhlis, Septian; Setiawan, Bramianto; Ruwaida, Gina Asri; Febriyani, Elvina Nur; Listiani, Marissa Eva
Indonesian Journal of Community Service in Education Vol. 1 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Community Service in Education (IJCSE)
Publisher : PT. Intelektiva Global Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64421/ijcse.v1i2.14

Abstract

Profil Pelajar Pancasila bertujuan membentuk generasi muda Indonesia yang berkarakter dan kompeten menghadapi tantangan abad ke-21. Sekolah memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai tersebut melalui pembelajaran proyek, yang mendorong siswa untuk aktif, berpikir kritis, dan memecahkan masalah nyata. Namun, implementasi pembelajaran proyek di sekolah dasar, khususnya di DKI Jakarta, masih menghadapi tantangan, salah satunya adalah rendahnya kompetensi guru dalam merancang modul proyek yang efektif dan relevan. Untuk mengatasi hal ini, dilakukan program pelatihan bagi guru guna meningkatkan pemahaman mereka tentang konsep Profil Pelajar Pancasila dan pembelajaran berbasis proyek. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan guru menyusun modul proyek yang inovatif dan sesuai kebutuhan siswa. Program ini berkontribusi dalam membentuk karakter siswa serta meningkatkan kualitas pembelajaran yang sejalan dengan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila.
Meningkatkan Literasi Sains Siswa melalui Pemberdayaan Guru dalam Pembelajaran Kontekstual di SDN Ketintang Surabaya Juniarso, Triman; Fanani, Achmad
Indonesian Journal of Community Service in Education Vol. 1 No. 2 (2025): Indonesian Journal of Community Service in Education (IJCSE)
Publisher : PT. Intelektiva Global Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64421/ijcse.v1i2.27

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membangun kapasitas guru dalam menerapkan Pembelajaran Kontekstual (Contextual Teaching and Learning/CTL) guna menunjang literasi sains siswa di SDN Ketintang Surabaya. Program ini dilaksanakan dengan pendekatan participatory training and mentoring yang melibatkan 10 guru kelas I–VI. Hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan guru terkait penerapan CTL, dengan rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 60% menjadi 78%. Sebagai implementasinya, guru berhasil merancang dan melaksanakan pembelajaran IPA berbasis konteks nyata, eksperimen sederhana, serta refleksi ilmiah yang teramati mampu mendorong keaktifan dan minat siswa terhadap sains. Luaran penting lainnya adalah terbentuknya komunitas belajar guru sebagai wadah kolaborasi berkelanjutan. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan partisipatif berbasis CTL efektif dalam meningkatkan kompetensi profesional guru dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang kondusif bagi tumbuhnya literasi sains siswa.
Pendampingan Guru dalam Implementasi Deep Learning dan SDGs pada Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar MS, Zulela
Indonesian Journal of Community Service in Education Vol. 1 No. 2 (2025): Indonesian Journal of Community Service in Education (IJCSE)
Publisher : PT. Intelektiva Global Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64421/ijcse.v1i2.28

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengimplementasikan pendekatan deep learning pada Kurikulum Merdeka berbasis proyek Sustainable Development Goals (SDGs) di salah satu sekolah dasar Islam di Kota Semarang. Metode yang digunakan adalah participatory action learning, yang menempatkan guru sebagai mitra aktif dalam seluruh proses analisis kebutuhan, pelatihan, implementasi, serta refleksi pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan terhadap kompetensi guru, dengan rata-rata kenaikan sebesar 42,3% yang diukur melalui rubrik penilaian kinerja guru (teacher assessment rubric) pada aspek pemahaman konsep, perancangan pembelajaran, penerapan prinsip deep learning, serta kemampuan reflektif. Pendampingan juga menghasilkan transformasi pedagogik, di mana guru mulai menerapkan pembelajaran kontekstual, kolaboratif, dan reflektif yang terintegrasi dengan nilai-nilai SDGs. Program ini tidak hanya memperkuat kapasitas individu guru, tetapi juga membentuk budaya profesional di sekolah melalui komunitas belajar yang berkelanjutan.
Peningkatan Literasi Digital dan Kreativitas Guru Sekolah Dasar melalui Pelatihan Augmented Reality di Jakarta Timur Andayani, Andayani
Indonesian Journal of Community Service in Education Vol. 1 No. 2 (2025): Indonesian Journal of Community Service in Education (IJCSE)
Publisher : PT. Intelektiva Global Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64421/ijcse.v1i2.29

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital dan kreativitas pembelajaran guru di salah satu sekolah dasar di Jakarta Timur melalui pelatihan penggunaan media Augmented Reality (AR). Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan pendekatan partisipatif dan berbasis experiential learning yang meliputi analisis kebutuhan, pelatihan, pendampingan pembuatan media, dan evaluasi hasil. Sebanyak 20 guru berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Berdasarkan analisis pre-test dan post-test menggunakan Digital Literacy Assessment Scale dan rubrik kreativitas, hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan literasi digital guru sebesar 35,5% dan kreativitas pembelajaran sebesar 33,8%. Peningkatan khususnya terlihat dalam aspek teknis dan pedagogis literasi digital, serta dalam merancang media pembelajaran interaktif. Media AR yang dikembangkan membantu siswa memahami konsep abstrak secara visual dan menarik. Kegiatan ini juga berdampak pada peningkatan motivasi, kolaborasi, dan kepercayaan diri guru dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran. Program ini diharapkan menjadi model pemberdayaan guru yang berkelanjutan dalam mendukung transformasi digital pendidikan dasar.
Transformasi Kompetensi Pedagogik Digital Guru melalui Pelatihan Pemanfaatan Kecerdasan Buatan dalam Pembelajaran Abad 21 Prabowo, Suryo; Gafur, Abd.
Indonesian Journal of Community Service in Education Vol. 1 No. 2 (2025): Indonesian Journal of Community Service in Education (IJCSE)
Publisher : PT. Intelektiva Global Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64421/ijcse.v1i2.30

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar dalam menghadapi pembelajaran abad ke-21 melalui pelatihan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI). Pelatihan dilaksanakan dengan pendekatan participatory empowerment yang menekankan praktik langsung dan refleksi kolaboratif. Sebanyak 25 guru dari salah satu sekolah dasar di Jakarta Timur mengikuti kegiatan ini, meliputi tahap analisis kebutuhan, pelatihan intensif, dan pendampingan penerapan di kelas. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam literasi digital dan kemampuan guru mengintegrasikan aplikasi AI seperti ChatGPT, Gemini, Canva AI, dan Quizizz AI dalam pembelajaran. Guru juga mengalami perubahan peran dari pengguna teknologi menjadi perancang pembelajaran digital yang kreatif dan adaptif. Selain itu, terbentuk komunitas belajar digital antar guru yang memperkuat kolaborasi dan pengembangan profesional berkelanjutan. Program ini membuktikan bahwa pemanfaatan AI dapat menjadi katalis transformasi kompetensi guru sekolah dasar di era digital.
Pemberdayaan Guru Sekolah Dasar di Banten melalui Pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI) untuk Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Kearifan Lokal Nulhakim, Lukman; Ramdani, Nayla Salsabila; Putri, Syifa Rizqiana; Pradana, Ilham Rizky
Indonesian Journal of Community Service in Education Vol. 1 No. 2 (2025): Indonesian Journal of Community Service in Education (IJCSE)
Publisher : PT. Intelektiva Global Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64421/ijcse.v1i2.31

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan guru sekolah dasar di Provinsi Banten dengan mengembangkan sebuah kerangka integratif yang menghubungkan technological pedagogical content knowledge (TPACK) dengan kearifan lokal melalui pemanfaatan kecerdasan buatan (AI). Program ini dilaksanakan melalui model workshop-based learning dengan tahapan pelatihan, pendampingan, dan uji coba media. Guru-guru dilatih menggunakan berbagai aplikasi AI (seperti ChatGPT, Canva AI, dan Google Gemini) untuk merancang media pembelajaran interaktif yang menginternalisasi nilai-nilai kearifan lokal Banten. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan (p < 0,01) pada literasi digital guru, yang diukur menggunakan Digital Literacy for Educators Scale (DLES), dengan skor rata-rata meningkat dari 56,4% menjadi 87,2%. Selain peningkatan kompetensi, teramati pula peningkatan kreativitas guru dalam mengkontekstualisasikan materi ajar. Luaran berkelanjutan dari program ini adalah terbentuknya komunitas “Guru Cerdas Digital Banten” sebagai wadah berbagi praktik baik. Kegiatan ini membuktikan bahwa integrasi AI dan kearifan lokal tidak hanya memperkuat inovasi pedagogis tetapi juga menawarkan sebuah model praktis untuk pelestarian budaya di era digital.

Page 1 of 1 | Total Record : 10