Pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh sivitas akademika UNUSIDA di Desa Sugihwaras RT 21 RW 06 berfokus pada revitalisasi tradisi jimpitan dan pelestarian taman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai upaya pemberdayaan dan pelestarian budaya lokal. Tradisi jimpitan yang sempat vakum dan taman TOGA yang terbengkalai dihidupkan kembali melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR) melibatkan sosialisasi, edukasi, dan inovasi sistem pengelolaan dana yang transparan dan akuntabel. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan partisipasi warga, penguatan solidaritas sosial, dan efektivitas pengelolaan dana jimpitan yang lebih terstruktur. Perawatan taman TOGA juga berhasil mengembalikan fungsi taman sebagai sumber tanaman obat yang bermanfaat untuk kesehatan dan potensi ekonomi masyarakat. Kegiatan ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara sivitas akademika dan masyarakat dalam menjaga dan memperkuat nilai gotong royong serta pelestarian budaya sebagai modal sosial untuk kesejahteraan Bersama. Community service conducted by UNUSIDA academics in Sugihwaras Village, RT 21 RW 06, focused on revitalizing the jimpitan tradition and preserving the Family Medicinal Plant (TOGA) garden as an effort to empower and preserve local culture. The Jimpitan tradition, which had been dormant, and the neglected TOGA garden were revived through a Participatory Action Research (PAR) approach that involved socialization, education, and innovation in a transparent and accountable fund management system. The results of the community service showed increased community participation, strengthened social solidarity, and the effectiveness of more structured jimpitan fund management. The maintenance of the TOGA garden also succeeded in restoring the garden's function as a source of medicinal plants that are beneficial for health and the community's economic potential. This activity emphasized the importance of collaboration between academics and the community in maintaining and strengthening the values of cooperation and cultural preservation as social capital for shared prosperity.
Copyrights © 2026