Penelitian ini mengkaji pengaruh Green Governance (GG) terhadap Sustainable Human Resource Management (SHRM) dan Organizational Performance (OP), dengan Digital Transformation (DT) sebagai variabel mediasi di Dinas Pertanian Yogyakarta. Berlandaskan pada Pandangan Berbasis Sumber Daya atau Resource-Based View (RBV), penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana praktik GG dan kemampuan digital berfungsi sebagai sumber daya strategis yang memperkuat praktik SDM berkelanjutan dan hasil organisasi. Dengan menggunakan metode survei kuantitatif, data dikumpulkan dari 37 karyawan dan dianalisis melalui statistik deskriptif, pengujian validitas dan reliabilitas, serta regresi berganda dengan analisis mediasi menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GG secara signifikan meningkatkan DT, SHRM, dan OP, sementara DT juga memiliki pengaruh positif yang nyata terhadap SHRM dan hasil organisasi. Lebih lanjut, DT terbukti memediasi hubungan antara GG dan SHRM serta OP. Temuan ini menyoroti bahwa mengintegrasikan digitalisasi dengan tata kelola yang berorientasi lingkungan dapat memperkuat keberlanjutan SDM, meningkatkan efektivitas operasional, dan mendukung daya saing organisasi jangka panjang di sektor pertanian publik. Studi ini menawarkan kontribusi teoritis untuk pengembangan RBV dan implikasi praktis untuk merancang kebijakan hijau berbasis digital di lembaga publik.
Copyrights © 2026