Pendidikan di wilayah perbatasan berperan penting dalam menumbuhkan kesadaran kritis dan nasionalisme. Namun, keterbatasan kompetensi guru dan penggunaan perangkat ajar yang kurang kontekstual masih menjadi kendala di SDN Metamauk, Kabupaten Malaka. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kompetensi pedagogis guru dalam menyusun modul ajar berbasis masyarakat perbatasan yang mengintegrasikan kearifan lokal dan nilai-nilai Pancasila. Program dilaksanakan melalui sosialisasi, lokakarya, dan pendampingan intensif secara luring dan daring. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test, post-test, dan penilaian draf modul. Hasil menunjukkan peningkatan kompetensi 80% guru, sementara lebih dari 75% peserta berhasil menyusun modul kontekstual yang memuat budaya lokal dan isu perbatasan. Program juga meningkatkan kepercayaan diri guru dalam menerapkan pembelajaran yang lebih inovatif. Dengan demikian, kegiatan ini efektif memperkuat kemandirian guru dalam mengembangkan perangkat ajar yang mendukung pembentukan identitas kebangsaan generasi muda di wilayah perbatasan.
Copyrights © 2026