Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PENGARUH DIMENSI KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN UNTUK MENINGKATKAN LOYALITAS KONSUMEN ( Studi Pada LPK Susana Modelling School di Semarang ) Sudirjo, Frans; Susana, Dorkas
Serat Acitya Vol 3, No 2 (2014): (Oktober 2014) etika dan relasi dalam kehidupan
Publisher : UNTAG Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh bukti fisik, keandalan, daya tanggap, jaminan dan empati terhadap loyalitas konsumen. Di samping itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel mediasi kepuasan konsumen pada hubungan  antara bukti fisik, keandalan, daya tanggap, jaminan dan empati terhadap loyalitas konsumen. Populasi dan sampel yang diambil adalah 105 siswa pada sekolah model LPK Susana Modelling School, Jl. Kelud Raya 34 A, Semarang sampai bulan Desember 2012. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Teknik analisis yang digunakan adalah Analisis Jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Bukti fisik berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen. Bukti fisik berpengaruh secara langsung terhadap loyalitas konsumen tanpa melalui kepuasan konsumen 2) Keandalan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen. Keandalan berpengaruh secara tidak langsung terhadap loyalitas konsumen melalui kepuasan konsumen. 3) Daya tanggap berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen.Daya tanggap berpengaruh secara tidak langsung terhadap loyalitas konsumen melalui kepuasan konsumen. 4) Jaminan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen.Jaminan berpengaruh secara tidak langsung terhadap loyalitas konsumen melalui kepuasan konsumen. 5) Empati berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen.Empati berpengaruh langsung terhadap loyalitas konsumen tanpa melalui kepuasan konsumen. 6) Kepuasan konsumen berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas konsumen. Kata Kunci: bukti fisik, keandalan, daya tanggap, jaminan, empati, kepuasan konsumen, loyalitas konsumen This research aimed to analyze influence oftangible, reliability, responsiveness, assurance and empathy to customer loyalty. In addition, this research also aims to analyze influence of mediating variables in the relationship between customer satisfaction tangibles, reliability, responsiveness, assurance and empathy to customer loyalty. Population and samples takenis 105 students LPK models Susana Modelling School, Jl. Kelud Raya 34A, Semarang until December 2012. Data collection method used was a questionnaire. Analysis technique used is Path Analysis. The results showed that:1)The tangible has positive and significant impact to customer satisfaction. Tangible directly affects to customer loyalty through customer satisfaction.2)Reliabilityhas positive and significant impact to customer satisfaction. Reliability indirect affects tocustomer loyalty through customer satisfaction.3)Responsiveness has positive and significant impact to customer satisfaction. Responsiveness indirect affects to customer loyalty through customer satisfaction.4)Assurance has positive and significant impact to customer satisfaction. Assurance indirect affects to customer loyalty through customer satisfaction. 5)Empathy has positive and significant impact to customer satisfaction. Empathy directly affects to customer loyalty through customer satisfaction. 6)Consumer satisfaction has positive and significant impact to customer loyalty. Key Word :tangible, reliability, responsiveness, assurance, empathy, consumer satisfaction,consumer loyalty
ANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN ORTOGRAFI PADA KETERAMPILAN MENULIS SISWA KELAS X IPS 3 SMA NEGERI 1 MOJOSARI EPA, DORKAS
LATERNE Vol 7, No 1 (2018): Laterne. Volume VII Nomor 01 Jan-April 2018
Publisher : LATERNE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keywords: Error analysis, Orthography, Writing skills Learning Germany can not be separated from the four language skills that must be taught simultaneously in the learning. Learning is one of them is the writing skill. Writing skills are an active activity. Similarly, in the put forward by Nurgiyantoro (2001: 271) that Writing is an active, productive, complex and integrated language skills that reward disclosures that are manifested in writing. Based on the observations made there are still errors that are often done by students. Therefore, research is done to analyze what kind of mistakes students make when creating a short dialogue in German. Through this research can be seen what mistakes are often made by students in making a simple dialogue using a very simple language. The error that we can see from the result of this research is error of usage of otrografi especially on punctuation. The formulation of the problem in this research is "Error of Using Punctuation what is done by Student of X Grade 2 of  SMAN 1 Mojosari". The purpose of this study is to "describe the errors in the use of German punctuation language in the writing skills of students of class X Semester 2 SMAN 1 Mojosari".  This research is a descriptive qualitative research. The research data is obtained from a simple dialogue made by students of class X IPS 3 SMAN 1 Mojosari by using test instrument with subject matter about Introduction (Kennenlernen). From the results of research conducted, found frequent errors include writing point punctuation as in the phrase "Danke, prima und du ?, the error is also done on the comma punctuation as in the phrase" Auf Wiedersehen Kevin "
PENGARUH FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI TERHADAP PENDAPATAN USAHA TANI PADI KASUS DI SUBAK BASAH DESA ANGKAH KECAMATAN SELEMADEG BARAT BARAT KABUPATEN TABANAN Dananjaya, I Gusti Agung Nyoman; Rewa, Dorkas Anita
dwijenAGRO Vol 7 No 1 (2017): dwijenAGRO
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.713 KB) | DOI: 10.46650/dwijenagro.7.1.555.%p

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh luas lahan (X1), tenaga kerja (X2), pestisida (X3), pupuk (X4), dan benih (X5) terhadap pendapatan usaha tani padi di Subak Basah baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah petani padi di Desa Angkah, Kecamatan Selamadeg, Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali. Sampel penelitian diambil sebanyak 100 sampel dengan teknik total sampling. Data diambil melalui kuisioner. Analisis data penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda. Dari perhitungan regresi berganda dengan bantuan SPSS diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa luas lahan (X1), tenaga kerja (X2), pestisida (X3), pupuk (X4), dan benih (X5) berpengaruh secara simultan terhadap pendapatan usaha tani padi dengan nilai sig. F sebesar 0,000. Variabel luas lahan (X1) berpengaruh terhadap  pendapatan usaha tani padi dengan nilai. Sig 0,002. Variabel tenaga kerja (X2) berpengaruh terhadap  pendapatan usaha tani padi dengan nilai. Sig 0,034. Variabel pestisida (X3) berpengaruh terhadap  pendapatan usaha tani padi dengan nilai. Sig 0,000. Variabel pupuk (X4) berpengaruh terhadap  pendapatan usaha tani padi dengan nilai. Sig 0,000. Variabel benih (X5) berpengaruh terhadap  pendapatan usaha tani padi dengan nilai. Sig 0,022.Kata kunci : faktor produksi, pendapatan usaha tani.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN MEDIA KONKRIT KELAS 1 SDN 74 KAPUAS Soinbala, Dorkas; Uliyanti, Endang; ., Sugiyono
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 7 (2014): Juli 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Peningkatan hasil belajar penjumlahan bilangan dua angka menggunakan media Konkrit di kelas 1 SDN 74 Kapuas. Secara umum penelitian ini bertjuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika materi bilangan dua angka dikelas I SDN 74 Penyalimau. Metode penelitian yang digunakan adalah Deskriptif dengan bentuk penelitiannya adalah Penelitian Tindakan Kelas.Hasil penelitian yang diperoleh adalah Perencanaan pembelajaran pada siklus I dengan rata-rata skor 3.24 dan siklus II 3.90. Jadi terdapat peningkatan pada perencanaan pembelajaran sebesar 0.66. Pelaksanaan pembelajaran pada siklus I dengan rata-rata skor 3,42 dan siklus II 3,93. Jadi terdapat peningkatan pada pelaksanaan pembelajaran sebesar 0.51. Hasil belajar siswa siklus I dengan rata-rata sebesar 40 dengan siswa yang tidak tuntas sebanyak 9 orang dan siswa yang tuntas sebanyak 3 orang. Sedangkan nilai hasil belajar siswa pada siklus II sebesar 80 dengan nilai siswa semuanya tuntas. Jadi terdapat peningkatan hasil belajar siswa pada siklus I dan siklus II sebesar 40. Kata Kunci: Hasil Belajar, Media Konkrit, Matematika.   Abstract : Improved learning outcomes numbers sum of two numbers using media in the classroom 1 Concrete SDN 74 Kapuas . In general, this study describes bertjuan for improving student learning outcomes in mathematics learning material in class the first two digits numbers SDN 74 Penyalimau . The method used is descriptive research is to form Action Research Kelas.Hasil obtained are planning learning in the first cycle with an average score of 3:24 and 3.90 second cycle . So there is an increase of 0.66 in the learning plan . Implementation of learning in the first cycle with an average score of 3.42 and 3.93 second cycle . So there is an increase in the implementation of learning for student learning outcomes 0.51.Nilai first cycle with an average of 40 students who did not complete as many as 9 people and students who completed as many as 3 people . While the value of the learning outcomes of students in the second cycle of 80 to complete all of the students . So there is an increase in student learning outcomes in the first cycle and second cycle at 40 . Keywords : Learning Outcomes , Concrete Media , Math
Study of Biluhuta Seasoning Formulation, Hydratation of Characteristic and Prediction of the Shelf Life Using Moisture Critical Method Dorkas Sianipar; Sugiono .; Rizal Syarief
Jurnal Teknologi dan Industri Pangan Vol. 19 No. 1 (2008): Jurnal Teknologi dan Industri Pangan
Publisher : Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, IPB Indonesia bekerjasama dengan PATPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.397 KB)

Abstract

Binthe biluhuta is a native food of Gorontalo, made from mixture of corn, onion, leek, basil, desiccated coconut, chili and fish. The objective of this research was to find the best formulation for binthe biluhuta seasoning and prediction of it’s shelf life. Moisture sorption isotherm derived from the correlation of moisture content data indicated a typical sigmoidal curve implying 3 regions of water adsorption. The water sorption region accounted for three fraction of bound water analyzed using three different mathematical models. The first water fraction ranged 0-3. 148 (%db) and the third fraction ranged 13.438-52970 (%db). The binthe biluhuta seasoning packaged in alumina and stored at 80 and 90% RH, demonstrated the longest shelf life which were equal to 748 and 423 days, respectively. Key word : Binthe biluhuta seasoning, water sorption isothermic, shelf life
ANALISIS KESULITAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA MATERI LUAS PERMUKAAN DAN VOLUME BANGUN RUANG SISI DATAR Syifa Khoirunnisa; Sulhan Sulhan; Umi Kalsum; Dorkas Lali Timbu; Oktavianus Bulu Ngongo; Mika Ambarawati
Prismatika: Jurnal Pendidikan dan Riset Matematika Vol 2 No 2 (2020): Prismatika: Jurnal Pendidikan dan Riset Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/prismatika.v2i2.740

Abstract

Most students consider mathematics as a difficult and confusing subject of the many subjects, solid geometry is one of the mathematical subjects considered by students to be the most difficult to understand. Therefore a study was conducted on the difficulties of students in completing the material in solid geometry. The purpose of this study is to describe the difficulty of students in solving mathematical problems in the material surface area and volume of the solid geometry with flat side, especially rectangular solid. This research is a descriptive qualitative research. Based on research that has been done, it is known that students have difficulty understanding concepts and definitions, difficulty applying formulas, and difficulty in calculations.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEMANDIRIAN PERAWATAN DIRI PADA ANAK RETARDASI MENTAL DI SDLB NEGERI KOTA MALANG Dorkas Tange Wini; Esti Widiani; Wahidyanti Rahayu H.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 3 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i3.1193

Abstract

Anak retardasi mental perlu mendapatkan dukungan keluarga sebagai sumber semangat dan motivasi sehingga anak bisa secara mandiri melakukan perawatan diri. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kemandirian perawatan diri pada anak retardasi mental di SDLB Negeri Kota Malang. Desain penelitian mengunakan desain korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini sebanyak 40 orang dengan penentuan menggunakan total sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen berupa kuesioner dukungan keluarga dan kemandirian perawatan diri anak retardasi mental. Metode analisa data yaitu uji Spearman Rank dengan menggunakan SPSS. Berupa hasil penelitian membuktikan sebagian besar (67,5%) keluarga (orang tua) memberikan dukungan cukup pada anak retardasi mental dan hampir setengahnya (42,5%) anak retardasi mental memiliki kemandirian perawatan diri cukup. Hasil uji Spearman Rank didapatkan p-value = (0,003) < (0,050) sehingga H1 diterima, artinya ada hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kemandirian perawatan diri pada anak retardasi mental di SDLB Negeri Kota Malang. Berdasarkan hasil penelitian maka cara meningkatkan kemandirian perawatan diri pada anak retardasi mental dengan memberikan dukungan keluarga seperti tindakan latihan di rumah berupa cara makan mandiri, berpakaian mandiri dan melakukan kebersihan badan mandiri. ABSTRACT Child mental retardation needs to get family support as a source of spirit and motivation so that children can independently perform self-care. The purpose of research to determine the relationship of family support with self-reliance of self-care in children mental retardation in SDLB Negeri Malang. The research design used correlation design with cross sectional approach. The sample of this study were 40 people with determination using total sampling. Data collection techniques used the instrument in the form of family support questionnaires and self-reliance of child self-care mental retardation. Data analysis method that is used is Spearman Rank test by using SPSS. The results showed that most of (67.5%) families (parents) gave sufficient support to children with mental retardation and nearly half of (42.5%) children with mental retardation had sufficient self-care independence. Spearman Rank test results obtained p-value = (0.003)
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD terhadap Keterampilan Sosial dan Hasil Belajar Kognitif Siswa Dorkas Wini Ngailo; Agus Muliadi; Siti Rabiatul Adawiyah; Taufik Samsuri; Armansyah Armansyah
Empiricism Journal Vol. 2 No. 1: June 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (657.244 KB) | DOI: 10.36312/ej.v2i1.583

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan keterampilan sosial dan hasil belajar siswa setelah pembelajaran menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe (STAD). Posttest control group design digunakan dalam penelitian eksperimen semu ini. Sampel penelitian ini adalah kelas VII A (kelompok eksperimen) dan kelas B (kelompok control) yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi keterlaksanaan RPP, lembar observasi keterampilan sosial, tes hasil belajar kognitif siswa dan lembar validasi soal. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif dan statistic menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan keterampilan sosial kelompok eksperimen dan kelompok control berkategori baik. Hasil uji statistic menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dengan kelompok control (thitung= 1,53 < ttabel= 1,93) meskipun secara deskriptif skor rata-rata hasil belajar kelompok eksperimen lebih baik dari kelompok control (mean= 63,75 vs. mean= 50,52). Penelitian ini menyimpulkan bahwa tidak ada pengaruh signifikan model pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap keterampilan sosial dan hasil belajar kognitif siswa. The Effect of the STAD Type Cooperative Learning Model on Students' Social Skills and Cognitive Learning Outcomes Abstract The purpose of this study was to describe social skills and student learning outcomes after learning using the STAD type cooperative learning model. Posttest control group design was used in this quasi-experimental research. The samples of this study were class VII A (experimental group) and class B (control group) which were selected using purposive sampling technique. The instruments used in this study were the lesson plan implementation observation sheet, social skills observation sheet, student cognitive learning outcomes test and question validation sheets. The research data were analyzed descriptively and statistically using t-test. The results showed that the social skills of the experimental group and the control group were categorized as good. The results of the statistical test showed that there was no significant difference between the experimental group and the control group (tcount= 1.53 < ttable= 1.93) although descriptively the average score of the experimental group's learning outcomes was better than the control group (mean= 63.75 vs. mean = 50.52). This study concludes that there is no significant effect of the STAD type cooperative learning model on social skills and students' cognitive learning outcomes.
DINAMIKA INTERAKSI, POTENSI KONFLIK DAN KEHARMONISAN HUBUNGAN ANTAR MASYARAKAT EKS TIMOR-TIMUR DAN MASYARAKAT LOKALDI DESA NOELBAKI KABUPATEN KUPANG Dorkas Langgar
Jurnal Gatranusantara Vol. 21 No. 1 (2023): Edisi April
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) bagaimana dinamika interaksi sosial yang terjadi antar masyarakat eks timor-timur dan masyarakat lokal di Desa Noelbaki, potensi konflik dan harmonisasi hubungan antara masyarakat eks timor-timur dan masyarakat lokal (2) bagaimana peranan tokoh masyarakat dalam mengatasi konflik dan mewujudkan harmoni dalam masyarakat? Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan (1) dinamika interaksi sosial, potensi konflik dan harmonisasi hubungan antara masyarakat eks timor-timur dan masyarakat lokal di Desa Noelbaki (2) mendeskripsikan peranan tokoh masyarakat sebagai fasilitator mencegah terjadinya konflik dan mewujudkan harmoni antar dua kelompok masyarakat. Penelitian ini mengunakan mix method dimana peneliti berupaya mendeskripsikan berdasarkan fenomenologi dalam masyarakat pendatang terhadap masyarakat lokal sesuai judul yang dteliti berdasarkan hasil analisis presentase angket. Dengan teknik pengumpulan data observasi, dokumentasi, angket dan wawancara mendalam dengan kepala Desa, serta masyarakat lokal dan masyarakat eks Timor-Timur.Penyajian data yang dipakai dalam penelitian ialah bentuk teks analisis presentase dan deskriptif naratif. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Dinamika interaksi yang terjadi antar masyarakat lokal terhadap masyarakat eks timor-timur berjalan baik >80% masyarakat saling ,menerima keberadaan dan terlibat dalam hubungan sosial dalam bertetangga dan interaksi sehari-hari antar masyarakat menghasilkan kerjasama dengan rasa saling percaya, (2) konflik seperti pertentangan, perilaku anarkis sudah jarang ditemui namun Konflik lain yang timbul terkait tingkat kemiskinan dimana masyarakat eks timor-timur mayoritas berada di garis kemiskinan selain itu rencana relokasi yang masih menimbulkan pro-kontra antar masyarakat eks timor-timur yang setuju direlokasi dan masyarakat yang memilih tinggal dan menetap sehingga masih terus dikomunikasikan dengan baik guna mendapat solusi. (3) harmonisasi hubungan timbul karena masing-masing kelompok masyarakat beradaptasi dan menjalin hubungan baik. Ada rasa saling percaya dan bekerja sama dalam kehidupan sehari-hari. (4) keberadaan para tokoh masyarakat memegang peranan penting dalam menciptakan suasana kondusif. dimana para Tokoh masyarakat Noelbaki bersinergi bersama kepolisian dengan pemerintah Desa dalam Forum kemitraan polisi masyarakat mengatasi konflik dalam masyarakat yang masih bisa didiskusikan serta memelihara ketertiban dalam masyarakat
IMPLEMENTASI NILAI TOLERANSI DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT ANTAR UMAT BERAGAMA DI KELURAHAN ONEKORE KECAMATAN ENDE TENGAH NUSA TENGGARA TIMUR Dorkas Langgar
Jurnal Gatranusantara Vol. 21 No. 1 (2023): Edisi April
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) Mendeskripsi tentang implentasi tolerasi antar umat beragama dalam kehidupan masyarakat di Kelurahan Onekore, Kecamatan Ende Tengah. (2) Mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi implementasi toleransi dalam kehidupan masyarakat antar umat beragama di Kelurahan Onekore kecamatan Ende Tengah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan yaitu data primer yang diperoleh langsung dari informan melalui wawancara dan data sekunnder diperoleh dari Kelurahan dan dari berbagai sumber yang relevan dengan penelitian ini. Teknik yang digunakan yakni teknik observasi, wawancara dan dokumentasi dengan tujuan untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukan bahwa Implementasi nilai toleransi dalam kehidupan masyarakat antar umat beragama di Kelurahan Onekore, Kecamatan Ende Tengah dapat dilihat dapat dari beberapa aspek kehidupan diantaranya kegiatan keagamaan, kegiatan perkawinan, kegiatan kemanusiaan, kegiatan kematian, kegiatan ekonomi, kegiatan Pemerintahan, dan kegiatan sehari-hari masyarakat. Faktor-faktor yang mempengaruhi nilai toleransi dalam kehidupan masyarakat antar umat beragama: a) Faktor pendukung dalam implementasi nilai toleransi: 1) Faktor internal: hati nurani, hubungan kekeluargaan, Tradisi dari leluhur, 2) Faktor eksternal: imbauan dari Pemerintah dan imbauan dari tokoh Agama. b) Faktor penghambat dalam implementasi nilai toleransi: masalah doktrin/ajaran, SDM yang terbatas, pengaruh media sosial, komunikasi yang tidak berjalan, dan kepentingan politik tertentu.