Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya penggunaan Artificial Intelligence (AI) generatif dalam aktivitas akademik mahasiswa, sementara pemahaman mengenai cara kerja, keterbatasan, risiko bias, validitas informasi, dan etika penggunaannya masih belum sepenuhnya memadai. Kondisi tersebut berpotensi mendorong penggunaan AI secara instan, tidak kritis, dan kurang transparan dalam penyusunan tugas akademik. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan etika pemanfaatan AI dalam mendukung produktivitas sekaligus menjaga integritas akademik mahasiswa. Kegiatan dilaksanakan pada Jumat, 8 Mei 2026 di UKI Toraja dengan sasaran mahasiswa. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, workshop interaktif, praktik langsung, diskusi reflektif, dan evaluasi melalui pre-test dan post-test. Materi kegiatan mencakup literasi AI untuk produktivitas akademik, teknik verifikasi keluaran AI, batas etis penggunaan AI, dan pentingnya transparansi dalam pemanfaatan AI. Kegiatan diikuti oleh 38 peserta dari 40 peserta yang terdaftar. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 75 pada pre-test menjadi 90 pada post-test. Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi dan sebagian berhasil mempraktikkan penggunaan AI secara langsung. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik dapat memperkuat pemahaman mahasiswa, tetapi keberlanjutan pendampingan tetap diperlukan agar penggunaan AI tidak berhenti pada aspek teknis, melainkan berkembang menjadi budaya akademik yang kritis, etis, dan bertanggung jawab
Copyrights © 2026