Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh ketinggian mata pisau terhadap kecepatan pengupasan dan rendemen buah nanas (Ananas comosus) pada berbagai tingkat kematangan menggunakan alat pengupas sistem press. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan dua perlakuan ketinggian mata pisau, yaitu 3 cm dan 5 cm, serta tiga tingkat kematangan buah, yaitu hijau, hijau kekuningan, dan kuning. Setiap perlakuan diulang sebanyak tiga kali. Parameter yang diamati meliputi berat awal, berat akhir, berat kulit, rendemen, dan kecepatan pengupasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketinggian mata pisau 3 cm menghasilkan kecepatan pengupasan lebih tinggi dibandingkan 5 cm pada seluruh tingkat kematangan, dengan nilai tertinggi sebesar 1039,48 buah/jam pada nanas kuning. Sebaliknya, rendemen tertinggi diperoleh pada ketinggian mata pisau 5 cm sebesar 69,91% pada nanas hijau. Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa posisi mata pisau memengaruhi kedalaman pemotongan sehingga berpengaruh terhadap kapasitas kerja alat dan kehilangan daging buah selama proses pengupasan. Ketinggian mata pisau 3 cm lebih sesuai untuk meningkatkan kapasitas kerja, sedangkan ketinggian 5 cm lebih efektif dalam mempertahankan rendemen buah.
Copyrights © 2026