Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya keragaman masyarakat Indonesia yang mencakup perbedaan suku, agama, budaya, bahasa, dan kondisi sosial. Keragaman tersebut merupakan aset bangsa, namun juga berpotensi menimbulkan konflik, diskriminasi, dan intoleransi apabila tidak dikelola melalui pendidikan yang inklusif. Penelitian ini bertujuan merumuskan sistem pembelajaran sejarah berbasis pendidikan multikultural yang mengintegrasikan nilai-nilai multikultural secara menyeluruh ke dalam seluruh komponen pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka. Data diperoleh dari buku, jurnal ilmiah, artikel, dan berbagai literatur yang relevan dengan pendidikan multikultural dan pembelajaran sejarah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan multikultural tidak cukup diintegrasikan melalui materi pembelajaran semata, tetapi perlu menjadi landasan yang mengarahkan seluruh komponen pembelajaran. Sistem pembelajaran sejarah berbasis pendidikan multikultural dapat dibangun melalui integrasi pada tujuan pembelajaran, materi, strategi, media, serta penilaian dan evaluasi yang saling berkaitan dan mendukung satu sama lain. Integrasi tersebut membentuk sebuah sistem pembelajaran yang terstruktur, terpadu, dan berkelanjutan, sehingga pendidikan multikultural tidak hadir secara parsial, melainkan menjadi bagian yang melekat dalam keseluruhan proses pembelajaran sejarah. Sistem ini diharapkan dapat menjadi kerangka dalam mengembangkan pembelajaran sejarah yang lebih inklusif.
Copyrights © 2026