Wilayah bantaran Sungai Ciliwung, termasuk di Kelurahan Cawang, Jakarta Timur, merupakan salah satu kawasan dengan potensi risiko banjir yang cukup tinggi. Ancaman luapan air sungai dapat menyebabkan kerusakan lingkungan, gangguan aktivitas sosial dan ekonomi, serta risiko keselamatan bagi penduduk. Salah satu komponen utama dalam upaya kesiapsiagaan bencana banjir adalah keberadaan dan pemanfaatan Sistem Peringatan Dini (Early Warning System/EWS). EWS berperan sebagai alat untuk memberikan informasi awal kepada masyarakat mengenai potensi terjadinya bencana, sehingga masyarakat memiliki waktu yang cukup untuk melakukan tindakan pencegahan dan evakuasi secara aman. Namun, keberhasilan penerapan EWS tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan alat, melainkan juga oleh pemahaman masyarakat terhadap fungsi, cara kerja, serta prosedur pemantauan dan tindak lanjut dari sistem tersebut. Telah dilakukan kegiatan sosialisasi EWS dan juga pemahaman tentang siaga banjir kepada masyarakat dan hasil pre tes dan post tes menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat akan siaga banjir di lingkungannya.
Copyrights © 2026