Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MODEL PENCEGAHAN CEDERA TIDAK DISENGAJA PADA ANAK BALITA DI RUMAH TANGGA DKI JAKARTA DENGAN METODE MODEL SOSIO EKOLOGI Irma YUNIATI; Gama Widyaputra; Lelitasari .
Jurnal Penelitian Kesmasy Vol. 8 No. 2 (2026): JURNAL PENELITIAN KESMASY
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatan Deli Husada Delitua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpksy.v8i2.2775

Abstract

Injuries are a major health problem that causes millions of deaths each year. Most injuries in children are unintentional, mainly due to falls and household accidents. Lack of knowledge and parental supervision are important risk factors, so a prevention model based on the Socio-Ecological Model Method is needed at the household level. This study used a mixed method by distributing questionnaires to 400 research samples. Data analysis methods were univariate, bivariate, and multivariate. This study found 16 types of unintentional injuries in toddlers in DKI Jakarta, with the highest prevalence being falls (20%), collisions (16%), insect bites (16%), slips (8%), and abrasions/bruises (7%). Prevention was carried out using the Socio-Ecological Model Method, which covers the individual, interpersonal, community, and social levels. Through health education, parents are expected to be able to recognise dangers, prevent injuries, and provide first aid for household accidents, thereby reducing the incidence of unintentional injuries in toddlers. Ongoing research, updating of Riskesdas data, increasing public awareness, and developing a pocket guide on preventing injuries to toddlers at home are required.
Kesiapsiagaan Penduduk Bantaran Sungai Ciliwung terhadap Bencana Banjir di Jakarta Agung Cahyono Triwibowo; Lulus Suci Hendrawati; Gama Widyaputra; Edwina Rudyarti; Husen Husen; Sahuri Sahuri; Yunita Sari Purba; Uut Hanafi Rochman; Royani Royani; Yuli Dwi Rahmawati; Mohammad Fahri Ferdiansyah; Dhepita Septiyani; Eka Yulia Solekhah
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 7 No 1 (2026): Juni
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v7i1.914

Abstract

Wilayah bantaran Sungai Ciliwung, termasuk di Kelurahan Cawang, Jakarta Timur, merupakan salah satu kawasan dengan potensi risiko banjir yang cukup tinggi. Ancaman luapan air sungai dapat menyebabkan kerusakan lingkungan, gangguan aktivitas sosial dan ekonomi, serta risiko keselamatan bagi penduduk. Salah satu komponen utama dalam upaya kesiapsiagaan bencana banjir adalah keberadaan dan pemanfaatan Sistem Peringatan Dini (Early Warning System/EWS). EWS berperan sebagai alat untuk memberikan informasi awal kepada masyarakat mengenai potensi terjadinya bencana, sehingga masyarakat memiliki waktu yang cukup untuk melakukan tindakan pencegahan dan evakuasi secara aman. Namun, keberhasilan penerapan EWS tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan alat, melainkan juga oleh pemahaman masyarakat terhadap fungsi, cara kerja, serta prosedur pemantauan dan tindak lanjut dari sistem tersebut. Telah dilakukan kegiatan sosialisasi EWS dan juga pemahaman tentang siaga banjir kepada masyarakat dan hasil pre tes dan post tes menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat akan siaga banjir di lingkungannya.