Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan HACCP Gula Sehat Stevia di PT Tri Arga Makmur Sentosa Sulandari, Uci; Lulus Suci Hendrawati; Yunita Sari Purba; Defi Arjuni; Putri Winda Lestari
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 5 No. 1 (2024): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan gula untuk manusia sangat tinggi. Gula digunakan sebagai bahan makanan tambahan yang memberikan rasa manis pada makanan dan minuman. Namun, konsumsi gula yang berlebih dapat menimbulkan masalah kesehatan. Penyakit obesitas dan diabetes mellitus adalah dua penyakit yang selalu dihubungkan dengan konsumsi gula yang berlebih. Gula Stevia merupakan salah satu sumber pemanis selain tebu yang memiliki kelebihan berupa tingkat kemanisan 200-300 kali dari gula tebu. Gula stevia didapat dari hasil proses ekstrak daun stevia. Pengolahan gula stevia dilakukan dengan metode ekstrasi dengan menggunakan sistem IoT. Produksi gula stevia dengan menggunakan system IoT ini diharapkan dapat meningkat jumlahnya secara signifikan untuk memenuhi permintaan ekspor sampai dengan 1000 ton perbulan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat tentang penerapan HACCP ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas produk gula stevia dari segi kesehatan.
Kesiapsiagaan Penduduk Bantaran Sungai Ciliwung terhadap Bencana Banjir di Jakarta Agung Cahyono Triwibowo; Lulus Suci Hendrawati; Gama Widyaputra; Edwina Rudyarti; Husen Husen; Sahuri Sahuri; Yunita Sari Purba; Uut Hanafi Rochman; Royani Royani; Yuli Dwi Rahmawati; Mohammad Fahri Ferdiansyah; Dhepita Septiyani; Eka Yulia Solekhah
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 7 No 1 (2026): Juni
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v7i1.914

Abstract

Wilayah bantaran Sungai Ciliwung, termasuk di Kelurahan Cawang, Jakarta Timur, merupakan salah satu kawasan dengan potensi risiko banjir yang cukup tinggi. Ancaman luapan air sungai dapat menyebabkan kerusakan lingkungan, gangguan aktivitas sosial dan ekonomi, serta risiko keselamatan bagi penduduk. Salah satu komponen utama dalam upaya kesiapsiagaan bencana banjir adalah keberadaan dan pemanfaatan Sistem Peringatan Dini (Early Warning System/EWS). EWS berperan sebagai alat untuk memberikan informasi awal kepada masyarakat mengenai potensi terjadinya bencana, sehingga masyarakat memiliki waktu yang cukup untuk melakukan tindakan pencegahan dan evakuasi secara aman. Namun, keberhasilan penerapan EWS tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan alat, melainkan juga oleh pemahaman masyarakat terhadap fungsi, cara kerja, serta prosedur pemantauan dan tindak lanjut dari sistem tersebut. Telah dilakukan kegiatan sosialisasi EWS dan juga pemahaman tentang siaga banjir kepada masyarakat dan hasil pre tes dan post tes menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat akan siaga banjir di lingkungannya.