Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

TINGKAT PENGETAHUAN KESIAPSIAGAAN BENCANA TERHADAP TANGGAP DARURAT KEBAKARAN PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR UNIVERSITAS X Mochammad Farhan Dio Santosa; Edwina Rudyarti
Cakrawala Medika: Journal of Health Sciences Vol. 1 No. 1 (2022): Cakrawala Medika: Journal of Health Sciences
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Medika Suherman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59981/0vvqgk19

Abstract

Kesiapsiagaan adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk mengantisipasi bencana. Kondisi bencana tidak dapat diprediksi dengan mudah maka tanggap darurat salah satu kegiatan yang dilakukan dengan segera pada saat kejadian bencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan kesiapsiagaan bencana terhadap tanggap darurat kebakaran pada mahasiswa akhir Universitas X. Jenis penelitian ini bersifat Deskriptif Kuantitatif dengan desain penelitian Analisis Survei Kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa tingkat akhir pada Universitas X sebanyak 128 mahasiswa dengan Teknik pengambilan sampel yaitu Random Sample. Analisis yang digunakan yaitu analisis bivariat berupa uji Chi Square. Hasil: Penelitian ini menunjukan bahwa adanya hubungan antara pengetahuan kesiapsiagaan bencana terhadap tanggap darurat kebakaran dengan nilai value 17.345 dan P (0,000) < (0,005). Terdapat pengaruh antara pengetahuan kesiapsiagaan bencana terhadap tanggap darurat kebakaran pada mahasiswa tingkat akhir di Universitas X.
Kesiapsiagaan Penduduk Bantaran Sungai Ciliwung terhadap Bencana Banjir di Jakarta Agung Cahyono Triwibowo; Lulus Suci Hendrawati; Gama Widyaputra; Edwina Rudyarti; Husen Husen; Sahuri Sahuri; Yunita Sari Purba; Uut Hanafi Rochman; Royani Royani; Yuli Dwi Rahmawati; Mohammad Fahri Ferdiansyah; Dhepita Septiyani; Eka Yulia Solekhah
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 7 No 1 (2026): Juni
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v7i1.914

Abstract

Wilayah bantaran Sungai Ciliwung, termasuk di Kelurahan Cawang, Jakarta Timur, merupakan salah satu kawasan dengan potensi risiko banjir yang cukup tinggi. Ancaman luapan air sungai dapat menyebabkan kerusakan lingkungan, gangguan aktivitas sosial dan ekonomi, serta risiko keselamatan bagi penduduk. Salah satu komponen utama dalam upaya kesiapsiagaan bencana banjir adalah keberadaan dan pemanfaatan Sistem Peringatan Dini (Early Warning System/EWS). EWS berperan sebagai alat untuk memberikan informasi awal kepada masyarakat mengenai potensi terjadinya bencana, sehingga masyarakat memiliki waktu yang cukup untuk melakukan tindakan pencegahan dan evakuasi secara aman. Namun, keberhasilan penerapan EWS tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan alat, melainkan juga oleh pemahaman masyarakat terhadap fungsi, cara kerja, serta prosedur pemantauan dan tindak lanjut dari sistem tersebut. Telah dilakukan kegiatan sosialisasi EWS dan juga pemahaman tentang siaga banjir kepada masyarakat dan hasil pre tes dan post tes menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat akan siaga banjir di lingkungannya.
Analisis Kesesuaian Implementasi Pada Pekerjaan Instalasi Pipa Pada Proyek Pembangunan Data Center Jakarta -11 Di PT. X Tahun 2025 Sahuri Sahuri; Husen Binawan; Lulus Suci Hendrawati; Defi Arjuni; Edwina Rudyarti
Bhamada Occupational Health and Safety Environment Journal Vol 3 No 2 (2025): Volume 3 No 2 Desember
Publisher : LPPM Universitas Bhamada Slawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/bohsej.v3i2.891

Abstract

Lingkungan area kerja yang oftimal (Bersih) berpengaruh terhadap penguatan budaya kerja. Berdasarkan observasi dan verifikasi yang dilakukan, didapatkan informasi mengenai belum optimalnya penerapan prinsip 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin) pada pekerjaan instalasi pipa HDPEdi proyek pembangunan Data Center Jakarta-11 oleh PT. X selaku subkontraktor bidang MEE. Meskipun perusahaan telah memiliki instruksi kerja terkait housekeeping, observasi awal menunjukkan bahwa sebagian besar prinsip tersebut belum dijalankan secara konsisten oleh para pekerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif komparatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara terhadap tujuh informan yang terdiri dari manajer proyek, petugas HSE, pengawas lapangan, mandor, dan dua pekerja. Data juga diperoleh melalui observasi langsung di lokasi kerja serta dokumentasi kebijakan internal perusahaan. Penelitian menunjukkan bahwa hanya sebagian dari prinsip 5R yang diterapkan secara menyeluruh. Prinsip Ringkas dan Resik belum menjadi kebiasaan kerja harian. Prinsip Rapi dan Rawat telah dijalankan sebagian, namun belum merata. Sementara prinsip Rajin belum terbentuk sebagai budaya kerja karena kurangnya pelatihan lanjutan dan pengawasan rutin.Implementasi prinsip 5R belum sepenuhnya sesuai dengan teori 5S (Kaizen) maupun instruksi kerja PT. X. Diperlukan penguatan budaya kerja dan integrasi prosedur 5R secara berkelanjutan agar keselamatan dan efisiensi kerja bdapat meningkat