Ekosistem mangrove merupakan aset lingkungan bernilai ekonomi tinggi melalui jasa ekosistem yang dihasilkannya. Namun, abrasi di Pantai Tembobor, Desa Sigar Penjalin, Kabupaten Lombok Utara, telah menyebabkan penurunan tutupan mangrove. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan merehabilitasi kawasan pesisir terdampak abrasi melalui penanaman mangrove serta memperkenalkan konsep blue accounting sebagai kerangka pencatatan nilai ekonomi aset lingkungan pesisir. Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif dan kolaboratif dengan melibatkan sekitar 150 peserta, terdiri atas dosen dan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram, mahasiswa internasional Murdoch University Australia, serta Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pantai Tembobor. Pelaksanaan kegiatan pada 4 Desember 2025 meliputi tahap persiapan, pembekalan dan penanaman, serta penutupan. Hasil kegiatan menunjukkan sekitar 200 bibit Rhizophora sp. berhasil ditanam pada area terdampak abrasi. Evaluasi observasi partisipatif menunjukkan mayoritas peserta memahami fungsi ekologis mangrove dan konsep blue accounting, khususnya keterkaitan rehabilitasi ekosistem dengan pencatatan nilai ekonomi jasa lingkungan. Kegiatan ini merekomendasikan pengukuran stok karbon, valuasi jasa ekosistem, dan penguatan kapasitas Pokdarwis untuk mendukung pengelolaan pesisir berbasis blue accounting yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026