Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Modal Khusus Ketahanan Pangan di Badan Usaha Milik Desa Lumbung Kreatif Desa Lepak Kecamatan Sakra Timur Kabupaten Lombok Timur Suparlan Suparlan; Dewi Rispawati; Khaerul Umam; Herawati Khotmi
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3: Mei 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joong-ki.v5i3.17812

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengelolaan keuangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Lumbung Kreatif Desa Lepak Kecamatan Sakra Timur Kabupaten Lombok Timur dalam mengelola modal khusus ketahanan pangan yang bersumber dari 20% APBDes Tahun 2025. BUMDes bergerak pada bidang usaha peternakan sapi dengan total modal yang dikelola sebesar Rp226.000.000, terdiri dari modal awal Rp106.000.000 dan tambahan modal ketahanan pangan dari APBDes Tahun 2025. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah keterbatasan sumber daya manusia dalam menyusun laporan keuangan secara sistematis, baik laporan posisi keuangan, laporan laba rugi, laporan perubahan modal, maupun laporan arus kas. Selain itu, pengurus BUMDes juga belum memahami secara menyeluruh siklus akuntansi dan pemanfaatan aplikasi Microsoft Excel dalam proses pencatatan dan pelaporan keuangan. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, praktik penyusunan laporan keuangan berbasis Excel, pendampingan, dan evaluasi. Materi pelatihan meliputi pencatatan transaksi, penyusunan jurnal umum, buku besar, neraca saldo, jurnal penyesuaian, laporan keuangan semesteran dan tahunan, serta penggunaan rumus-rumus sederhana dalam aplikasi Excel untuk mempercepat proses penyusunan laporan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengurus BUMDes mengalami peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam menyusun laporan keuangan secara lebih sistematis dan transparan. Sebelum pelatihan, sebagian besar peserta belum mampu menyusun laporan keuangan sesuai standar administrasi BUMDes. Setelah pelatihan, peserta mampu membuat laporan posisi keuangan, laporan laba rugi, laporan perubahan modal, dan laporan arus kas sederhana berbasis Excel. Kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran pengurus terhadap pentingnya akuntabilitas dan transparansi pengelolaan dana ketahanan pangan desa. Dengan demikian, pelatihan ini memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat tata kelola keuangan BUMDes secara profesional dan berkelanjutan.
Akuntansi Rumah Tangga Pasca Program Makan Bergizi Gratis (Studi Fenomenologi pada Keluarga Penerima Manfaat di Desa Pengadang) Khaerul Umam; Suparlan
JSMA Vol 18 No 1 (2026): JSMA (Jurnal Sains Manajemen dan Akuntansi)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi STAN IM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37151/jsma.v18i1.285

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami makna pengeluaran rumah tangga pasca pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ditinjau dari perspektif akuntansi keperilakuan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi untuk menggali pengalaman dan pemaknaan orang tua sebagai penerima manfaat program. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap informan yang memiliki anak penerima MBG di sekolah. Analisis data dilakukan dengan memahami pengalaman, persepsi, dan kebiasaan pengeluaran rumah tangga yang muncul setelah program berjalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program MBG belum mampu mengurangi pengeluaran rumah tangga, khususnya pengeluaran orang tua untuk kebutuhan anak di sekolah. Orang tua tetap memberikan uang belanja, tabungan, maupun biaya tambahan lainnya karena pengeluaran tersebut telah menjadi kebiasaan dalam pola pengasuhan keluarga. Keputusan ini didasarkan pada pertimbangan emosional, sosial, dan persepsi bahwa uang saku memiliki fungsi yang berbeda dengan makanan yang diberikan sekolah. Orang tua memandang MBG hanya sebagai bantuan tambahan atau pelengkap kebutuhan anak, bukan sebagai pengganti tanggung jawab ekonomi keluarga. Bantuan dalam bentuk makanan seperti MBG dinilai tidak memberikan dampak langsung terhadap kondisi ekonomi rumah tangga karena tidak meningkatkan pendapatan maupun mengubah arus kas keluarga. Efektivitas bantuan pemerintah dalam mengurangi pengeluaran rumah tangga dipengaruhi oleh persepsi masyarakat terhadap bentuk bantuan yang diterima.
ANALISIS MEKANISME PEMUNGUTAN DAN PENYETORAN BEA PEROLEHAN HAK ATAS TANAH DAN BANGUNAN (BPHTB) ATAS TRANSAKSI JUAL BELI TANAH UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH DI BAPENDA LOMBOK TIMUR Khaerul Umam; Suparlan
Jurnal Aplikasi Perpajakan Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Aplikasi Perpajakan
Publisher : Jurnal Aplikasi Perpajakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jap.v7i1.544

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme pemungutan dan penyetoran Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan atas transaksi jual beli tanah dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah di Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Lombok Timur. Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan merupakan salah satu sumber penerimaan daerah yang memiliki kontribusi penting terhadap pembiayaan pembangunan daerah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan analisis prosedur pelaksanaan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan di Bapenda Lombok Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme pemungutan dan penyetoran Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan telah dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu pengajuan permohonan oleh wajib pajak atau PPAT, verifikasi dan validasi dokumen, perhitungan pajak terutang, pembayaran melalui bank atau bendahara penerima, hingga penerbitan Surat Setoran Pajak Daerah. Dalam pelaksanaannya, Bapenda Lombok Timur menghadapi berbagai kendala seperti rendahnya pemahaman masyarakat mengenai prosedur Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan, ketidaksesuaian data objek pajak, kurang lengkapnya dokumen, serta kendala teknis pada sistem digitalisasi dan integrasi data. Mengatasi kendala tersebut, Bapenda melakukan berbagai upaya seperti penerapan aplikasi digitalisasi perpajakan, peningkatan kualitas pelayanan, sosialisasi kepada masyarakat, serta penguatan koordinasi dengan PPAT, BPN, dan pemerintah desa. Penerapan sistem digital seperti My BPHTB dan SIPDAH dinilai mampu meningkatkan efektivitas pelayanan dan optimalisasi penerimaan daerah. Dengan demikian, mekanisme pemungutan dan penyetoran BPHTB di Kabupaten Lombok Timur telah berjalan cukup efektif, namun masih memerlukan penguatan pada aspek digitalisasi, integrasi data, dan edukasi masyarakat guna meningkatkan kepatuhan wajib pajak dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah.
Peningkatan Kompetensi Aparatur Desa untuk Mewujudkan Perencanaan Pembangunan Desa yang Inklusif dan Berkelanjutan Khaerul Umam; Lalu Andika Noviawan; Khairul Mujahidi; Ahmad Zaenal Wafik
PADMA Vol 6 No 1 (2026): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PADMA)
Publisher : LPPM Politeknik Piksi Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56689/padma.v6i1.2902

Abstract

Perencanaan pembangunan desa merupakan instrumen penting dalam mewujudkan pembangunan yang tepat sasaran, berkelanjutan, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Namun, masih ditemukan berbagai permasalahan dalam penyusunan dokumen perencanaan desa, seperti rendahnya kapasitas aparatur desa, dominasi pendekatan politik dalam pengambilan keputusan, serta minimnya partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aparatur Desa Perian, Kabupaten Lombok Timur, dalam menyusun perencanaan pembangunan desa yang partisipatif dan berkelanjutan. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, praktik identifikasi kebutuhan masyarakat, pendampingan penyusunan skala prioritas pembangunan, serta evaluasi kegiatan. Peserta kegiatan terdiri atas aparatur desa, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, dan tokoh agama. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum pelatihan, proses pembangunan desa masih didominasi oleh pendekatan politik dan belum sepenuhnya mengacu pada dokumen RPJMDes dan RKPDes. Setelah kegiatan dilaksanakan, peserta menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai pentingnya perencanaan pembangunan yang berbasis kebutuhan masyarakat, partisipatif, dan didukung oleh data yang akurat. Selain itu, peserta berhasil mengidentifikasi potensi unggulan desa, menyusun prioritas program pembangunan, serta merancang draft perencanaan pembangunan yang lebih sistematis dan terukur. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kapasitas aparatur desa dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Pengelolaan Bisnis Dan Manajemen Wirausaha Sentra IKM Khaerul Umam; Reny Wardiningsih; Resty Yusnirmala Dewi; Feryansyah; Dina Amalya Putri; Eva Solina; Lalu Andika Noviawan
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15482

Abstract

This community service activity aims to improve the knowledge and skills of Small and Medium Industry (SMI) Center managers in Central Lombok Regency in business and entrepreneurial management. The main problems faced by partners include a low understanding of business management, suboptimal financial management, a lack of clear division of tasks, and the limited use of digital technology in product marketing. The activity implementation method is carried out through three stages: preparation, implementation, and evaluation. The training activity was attended by 20 participants from four centers. The material provided covered human resource management, business financial management, and digital marketing strategies. The education and training method used a combination of lectures, discussions, questions and answers, as well as pre- and post-tests to measure the level of participant understanding. The results of the activity showed an increase in participants' understanding of the importance of structured business management, a clear division of tasks and responsibilities, separation of personal and business finances, regular financial records, and the use of social media as a marketing tool. In addition, participants will implement more professional and sustainable business management practices. This activity makes a positive contribution to strengthening the capacity of SMI Center managers, which is expected to increase productivity, expand market reach, and strengthen business competitiveness in the future.
Analisis Pengaruh Inflasi, Kredit Usaha Rakyat dan Gini Rasio Terhadap Penerimaan Pajak di Indonesia Suparlan Suparlan; Khaerul Umam
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 7: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i7.17883

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi, Kredit Usaha Rakyat, dan Gini Rasio terhadap penerimaan pajak di Indonesia. Pendekatan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian kausalitas. Data yang digunakan merupakan data sekunder berbentuk time series periode 2010–2025 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik dan Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan pengujian asumsi klasik serta pengujian hipotesis melalui uji t, uji F, dan koefisien determinasi (Adjusted R Square). Hasil uji statistik menunjukkan Kredit Usaha Rakyat berpengaruh positif dan signifikan terhadap penerimaan pajak, yang menunjukkan bahwa peningkatan pembiayaan UMKM mampu mendorong aktivitas ekonomi dan memperluas basis pajak. Variabel inflasi dan Gini Rasio berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap penerimaan pajak. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan penerimaan pajak di Indonesia lebih banyak dipengaruhi oleh penguatan sektor riil melalui pembiayaan UMKM dibandingkan faktor inflasi dan ketimpangan pendapatan dalam jangka pendek. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa pemerintah perlu memperkuat kebijakan pembiayaan UMKM, meningkatkan formalitas usaha, dan memperluas kepatuhan wajib pajak guna mendukung optimalisasi penerimaan negara. Selain itu, stabilitas ekonomi dan pemerataan pendapatan tetap menjadi faktor penting dalam mendukung keberlanjutan kapasitas fiskal nasional.
MAHASISWA CERDAS PAJAK: PELATIHAN PENGISIAN E-SPT TAHUNAN ORANG PRIBADI Herawati Khotmi; Suparlan; Feryansyah; Reny Wardiningsih; Khaerul Umam; Resty Yusnirmala Dewi; Dewi Rispawati
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 1 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Juni 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i1.4356

Abstract

Pajak merupakan sumber penghasilan dari negara. Kebanyakan orang banyak yang kurang paham terhadap tatacara pengisian e-SPT tahunan orang pribadi, melalui mahasiswa diberikan edukasi berupa pelatihan pengisian e-SPT tahunan orang pribadi yang bertujuan untuk memberikan pemahaman dan dapat menambah keterampilan bagi mahasiswa dalam mengisi e-SPT tahunan orang pribadi. Metode pelatihan yaitu dimulai dari tahap perencanaan kegiatan, ceramah & persentasi, memberikan pelatihan atau praktik langsung, diskusi dan evaluasi kegiatan. Antusias peserta dalam mengikuti pelatihan cukup baik terlihat dari pelaksanaan pelatihan berlangsung. Terdapat berbagai diskusi/tanya jawab yang mencerminkan ketertarikan peserta dalam mengikuti pelatihan. Berdasarkan hasil evaluasi menunjukkan bahwa 20 (69%) peserta dengan anggapan cukup mudah memahami, 4 (13,8%) peserta dengan anggapan sangat mudah, 4 (13,8%) peserta dengan anggapan cukup sulit dan 1 (3,4%) peserta dengan anggapan sulit. Adapun beberapa kendala yang dihadapi Sebagian besar dikarenakan kesalahan teknis dalam pengisian e-SPT. Berdasarkan kendala yang dihadapi sebagai bahan masukkan untuk pelaksanaan pengabdian berikutnya mengupayakan penggunaan coretax untuk menghindari adanya kendala system e-SPT tahunan orang pribadi.
KEGIATAN MENANAM MANGROVE SEBAGAI WUJUD BLUE ACCOUNTING DALAM PENGUATAN EKOWISATA BERKELANJUTAN Eva Solina; Eni Indriani; Nurabiah Nurabiah; Herawati Khotmi; Resty Yusnirmala Dewi; Reny Wardiningsih; Dina Amalya Putri; Rizka Oktaviana; Feryansyah Feryansyah; Khaerul Umam
Jurnal Abdimas Sangkabira Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Abdimas Sangkabira, Juni 2026
Publisher : Program Studi Diploma III Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdimassangkabira.v6i2.2891

Abstract

Ekosistem mangrove merupakan aset lingkungan bernilai ekonomi tinggi melalui jasa ekosistem yang dihasilkannya. Namun, abrasi di Pantai Tembobor, Desa Sigar Penjalin, Kabupaten Lombok Utara, telah menyebabkan penurunan tutupan mangrove. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan merehabilitasi kawasan pesisir terdampak abrasi melalui penanaman mangrove serta memperkenalkan konsep blue accounting sebagai kerangka pencatatan nilai ekonomi aset lingkungan pesisir. Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif dan kolaboratif dengan melibatkan sekitar 150 peserta, terdiri atas dosen dan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram, mahasiswa internasional Murdoch University Australia, serta Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pantai Tembobor. Pelaksanaan kegiatan pada 4 Desember 2025 meliputi tahap persiapan, pembekalan dan penanaman, serta penutupan. Hasil kegiatan menunjukkan sekitar 200 bibit Rhizophora sp. berhasil ditanam pada area terdampak abrasi. Evaluasi observasi partisipatif menunjukkan mayoritas peserta memahami fungsi ekologis mangrove dan konsep blue accounting, khususnya keterkaitan rehabilitasi ekosistem dengan pencatatan nilai ekonomi jasa lingkungan. Kegiatan ini merekomendasikan pengukuran stok karbon, valuasi jasa ekosistem, dan penguatan kapasitas Pokdarwis untuk mendukung pengelolaan pesisir berbasis blue accounting yang berkelanjutan.
Peningkatan Kapasitas Pengurus BUMDes Lumbung Kreatif Melalui Pelatihan Analisis Potensi Desa dan Pengelolaan Keuangan Khaerul Umam; Lalu Andika Noviawan; Resty Yusnirmala Dewi; Animah Animah; Suparlan Suparlan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 7 No. 3 (2024): Desember: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian desa melalui peningkatan kapasitas pengurus dan pengelola BUMDes dengan pelatihan analisis potensi desa dan pengelolaan keuangan. Selain itu, untuk meningkatkan pemahaman seluruh pihak tentang peran strategis pemerintah desa dalam mendukung BUMDes. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pelatihan dan diskusi dalam menganalisis pengelolaan BUMDes yang sudah ada, kemudian memberikan panduan dan praktik terkait pengelolaan keuangan khususnya pencatatan dan pelaporan keuangan. Setelah itu diakhiri dengan penyampaian materi dan diskusi tentang peran strategis pemerintah desa dalam mendukung BUMDes. Kegiatan ini melibatkan BUMDes dan pemerintah desa selaku fasilitator, regulator, pemberi modal, pengawas, dan mediator. Selanjutnya dilakukan pendampingan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pihak terkait dalam menerapkan materi telah disampaikan oleh Tim Pengabdi. Kesimpulan dari pengabdian masyarakat ini adalah mitra dan pengabdi telah berdiskusi atas potensi yang dimiliki desa yang akan dijadikan fokus usaha BUMDes. Mitra telah mampu membuat buku kas harian, laporan laba rugi, laporan posisi keuangan, dan laporan arus kas.