Penelitian ini bertujuan menganalisis daya saing destinasi wisata alam Puncak Badean menggunakan model Dwyer dan Kim. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara semi terstruktur. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelima elemen daya saing meliputi core resources, supporting resources, destination management, demand conditions, dan situational conditions, telah teridentifikasi, tetapi tingkat pengembangannya belum merata dengan baik di destinasi wisata Puncak Badean, meskipun masih memerlukan penguatan pada aspek infrastruktur, promosi digital, dan sumber daya manusia. Hasil penelitian menunjukkan elemen terkuat daya saing destinasi wisata Puncak Badean adalah core resoursces dan elemen terlemah adalah supporting resources. Temuan ini penting sebagai dasar penyusunan strategi pengembangan daya saing destinasi wisata berbasis masyarakat yang berkelanjutan di destinasi wisata Puncak Badean.
Copyrights © 2026