Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Rintisan Edible Garden City (EGC) Menuju Agrowisata Kemuning Lor: Edible Garden City (EGC) Pioneer Towards Kemuning Lor Agrotourism Retno Sari Mahanani; Bagus Putu Yudhia Kurniawan; Mushthofa Kamal
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7 No 3 (2022): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v7i3.3619

Abstract

Salah satu upaya dalam menciptakan mata rantai perekonomian adalah melalui kegiatan agrowisata yang dijadikan sebuah bisnis agar memiliki dampak ekonomi langsung pada usaha tani dan masyarakat sekitarnya. Agro wisata merupakan perpaduan antara pertanian dan pariwisata yang dikombinasikan, sehingga menjadi daya tarik bagi wisatawan. Kondisi wilayah pertanian yang memiliki potensi dapat menunjang perencanaan desa sebagai kawasan agrowisata yang nantinya dapat meningkatkan nilai serta pendapatan bagi masyarakat sekitar. Program terobosan Edible Garden City bagi pengembangan Agrowisata ini akan sangat berdampak positif dan sekaligus sebagai salah satu daya tarik wisata potensial di wilayah Agrowisata Kemuning Lor. Permasalahan yang dihadapi di Kelompok PKK Desa Kemuning Lor Calon Mitra PIM yaitu (1) Penurunan Luas Lahan dan Produktivitas Pertanian. (2) Kurangnya peran inovatif dari masyarakat terhadap Agrowisata Kemuning Lor. Adapun Solusi yang dilakukan adalah dengan (1) Pemanfaatan lahan sempit di sekitar rumah, teras rumah dan rooftop yang dapat digunakan sebagai lahan bercocok tanam; (2) Penekanan aksi budaya diversifikasi pangan sebagai alternatif pengganti komoditas pangan pokok; (3) Pengembangan daya tarik agrowisata. Rintisan dari  Edible Garden City  ini melalui beberapa tahapan, dimulai dari perencanaan program, sosialisasi pada masyarakat, membangun komunitas, mengadakan pelatihan pada masyarakat, serta dilanjutkan pada tahap monitoring dan evalusi
Pembuatan Paket Wisata Olahraga Minat Khusus pada Kelompok Shorinji Kempo di Kabupaten Jember Mushthofa Kamal; Degita Danur Suharsono; Julien Arief Wicaksono; Gullit Tornado Taufan; Rizqi Febrian Pramudita; Ghanesya Hari Murti
Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamitra.v3i1.367

Abstract

Kabupaten Jember memiliki potensi pengembangan pariwisata olahraga minat khusus. Salah satu olahraga yang memiliki potensi tersebut adalah Shorinji Kempo. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan pemahaman mengenai pariwisata olahraga minat khusus dan menangkap potensi pengembangan pariwisata olahraga minat khusus pada komunitas Shorinji Kempo Mangli Jember. Metide yang dilakukan dengan sosialisasi, diskusi, dan praktik pembuatan paket wisata. Materi yang telah diberikan memberikan pengetahuan baru bagi peserta, bahwa olahraga Kempo memiliki nilai tambah dengan hadirnya pariwisata minat khusus. Kata kunci: pariwisata olahraga, Shorinji Kempo, Paket Wisata
Empowerment Assistance of Cultural Village Community in Jember Distric Mushthofa Kamal; Bagus P. Yudhia Kurniawan; Retno Sari Mahanani; Taufik Hidayat; Khafidurrohman Agustianto; Ely Mulyadi; Milawaty; Andarula Galushasti
Journal Of Humanities Community Empowerment Vol. 3 No. 4 (2025): Journal of Humanities Community Empowerment
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jhce.v3i4.4803

Abstract

This community service activity aims to increase the capacity of indigenous village communities in Jember Regency in managing tourism potential through the Business Model Canvas (BMC) approach, developing tourism packages, and strengthening tourism awareness movements. The main problems faced by indigenous village communities are suboptimal management of culture-based tourism potential, a lack of tourism product innovation, and weak digital marketing capabilities. This activity was implemented through a participatory approach involving traditional leaders, tourism actors, village officials, and youth groups. The results of the mentoring showed an increase in community knowledge about tourism business models, the creation of local culture-based tourism packages, and increased awareness of the importance of tourism services and environmental preservation. Thus, this activity contributes to strengthening the community economy and preserving local wisdom values ​​in Jember Regency
Strategi Pengelolaan Destinasi Wisata Berkelanjutan di Era Digital Seno Sumowo; Edi Siswanto; Mushthofa Kamal; Juhanda
SS&H: Studies in Social Sciences and Humanities Vol 2 No 3 (2025): SS&H: Studies in Social Sciences and Humanities
Publisher : Empat Sembilan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63232/ssh.v2i3.72

Abstract

Digital transformation has become a key factor in the sustainable management of tourist destinations, especially in responding to environmental, social, and economic challenges in the modern tourism era. However, the use of digital technology in destination management still faces various obstacles, such as digital literacy gaps and coordination between stakeholders. This research aims to analyze sustainable tourism destination management strategies in the digital era by emphasizing the role of digital technology and multi-stakeholder collaboration. This study uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques in the form of in-depth interviews and documentation studies. Data analysis was carried out using digital SWOT analysis to identify internal and external factors, as well as stakeholder mapping to understand the role and relationships between actors in destination management. The results of the study show that digitalization contributes significantly to strengthening sustainable destination branding, increasing tourists' access to information, and forming more responsible visiting behaviors. However, limited digital literacy, uneven technological infrastructure, and the risk of access inequality are still the main challenges in the implementation of digital strategies. The discussion emphasized that digitalization plays a strategic role as a strategic infrastructure in sustainable destination governance and requires inclusive policy support and strong multi-stakeholder collaboration. This research provides theoretical implications by expanding the sustainable tourism framework through the integration of the digital dimension, as well as practical implications for destination managers and policymakers in formulating adaptive sustainable tourism management strategies in the digital age.
ANALISIS DAYA SAING WISATA DI DESTINASI PUNCAK BADEAN KABUPATEN JEMBER Degita Danur Suharsono; Mushthofa Kamal; Julien Arief Wicaksono; Rizqi Febrian Pramudita; Gullit Tornado Taufan
Jurnal Citra Multidisiplin Vol. 1 No. 7 (2026): Jurnal Citra Multidisiplin (Juli)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcm.v1i7.7297

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis daya saing destinasi wisata alam Puncak Badean menggunakan model Dwyer dan Kim. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara semi terstruktur. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelima elemen daya saing meliputi core resources, supporting resources, destination management, demand conditions, dan situational conditions, telah teridentifikasi, tetapi tingkat pengembangannya belum merata dengan baik di destinasi wisata Puncak Badean, meskipun masih memerlukan penguatan pada aspek infrastruktur, promosi digital, dan sumber daya manusia. Hasil penelitian menunjukkan elemen terkuat daya saing destinasi wisata Puncak Badean adalah core resoursces dan elemen terlemah adalah supporting resources. Temuan ini penting sebagai dasar penyusunan strategi pengembangan daya saing destinasi wisata berbasis masyarakat yang berkelanjutan di destinasi wisata Puncak Badean.
SLEEP TOURISM AS A STRATEGIC MARKETING COMMUNICATION TOOL FOR ATTRACTING WELLNESS- ORIENTED TRAVELERS IN INDONESIA Rusli Akhmad Junaedi; Mushthofa Kamal; Firda Diartika; Hablana Rizka; Tri Rafika Diyah Indartin
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 10 No. 4 (2025): EDISI OKTOBER
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi Fisip UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jikuho.v10i4.1619

Abstract

This study investigates travelers’ and hotel managers’ perceptions and experiences of sleep tourism in Indonesia as a strategic marketing tool for attracting health-oriented travelers. This research was inspired by the increasing public awareness of the importance of mental and physical health, especially after the pandemic, as demand for tourism programs that support sleep quality becomes more critical and Indonesia’s potential as a sleep tourism destination is integrated into the health tourism sector. This research used a qualitative approach with a case study design. Data collection techniques were triangulated by collecting data through in-depth interviews, observation, and documentation. The data analysis technique used was thematic analysis. The results of this study indicate that sleep tourism has significant potential in Indonesia through an emphasis on developing health tourism programs integrated with sleep tourism experiences, supported by effective marketing through digital channels to increase tourist participation in the post-pandemic health tourism segment. Further research is recommended to evaluate the impact of sleep tourism programs on traveler experience and satisfaction in more depth by exploring cross-sector collaboration
Implementasi Strategi Digital Marketing melalui Visual Interactive Arjasa Arts (VIAA) Berbasis Transformasi Digital: Scale-Up Pelestarian dan Inovasi Seni Ta’ Butaan: Implementation of a Digital Marketing Strategy through Visual Interactive Arjasa Arts (VIAA) Based on Digital Transformation: Scaling Up the Preservation and Innovation of Ta’ Butaan Art Bagus Putu Yudhia Kurniawan; Mushthofa Kamal; Khafidurrohman Agustianto; Purnamie Titisari; Retno Sari Mahanani; Ida Adha Anrosana Pongoh; Andarula Galushasti; Luluk Cahyo Wiyono
Agrimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Pertanian Vol. 5 No. 1 (2026): APRIL
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/agrimas.v5i1.72

Abstract

Kesenian Ta' Butaan di Desa Adat Arjasa rentan mengalami krisis regenerasi akibat terputusnya transmisi budaya antargenerasi dan rendahnya literasi digital pemangku adat. Program pengabdian ini bertujuan menjembatani kesenjangan tersebut melalui pemberdayaan pemuda desa sebagai motor penggerak transformasi digital pelestarian seni. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan participatory empowerment yang meliputi tahap sosialisasi, pelatihan digital storynomics, kurasi konten, dan implementasi teknologi. Intervensi utama dilakukan melalui penerapan Visual Interactive Arjasa Arts (VIAA) sebagai sistem manajemen destinasi budaya kolaboratif. Hasil program menunjukkan tingkat ketercapaian lebih dari 85%, ditandai peningkatan kapasitas SDM yang melibatkan 20 pemuda lokal. Secara praktis, program berhasil memproduksi 22 arsip konten digital serta mengaktifkan fitur e-ticketing, pertunjukan virtual, dan visitor counter pada platform VIAA. Integrasi teknologi berbasis komunitas ini sukses mendekatkan kembali generasi muda pada akar budayanya sekaligus membuka peluang ekonomi kreatif baru.