Permasalahan yang sering ditemukan pada remaja, di mana siswa cenderung mengikuti pengaruh negatif teman sebaya seperti membolos, datang terlambat, dan merokok. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran tingkat perilaku konformitas negatif serta menguji efektivitas layanan konseling behavior dengan teknik Assertive training dalam mengurangi perilaku tersebut pada siswa kelas VIII SMP 15 Palu. Metode yang digunakan adalah penelitian pra-eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 6 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan hasil angket dan rekomendasi guru BK. Instrumen yang digunakan adalah angket konformitas negatif yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji Paired Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh subjek mengalami penurunan skor perilaku konformitas negatif dari kategori tinggi menjadi sedang hingga rendah. Uji hipotesis memperoleh nilai t-hitung sebesar 8,227 dengan signifikansi 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara skor pretest dan posttest. Dengan demikian, teknik Assertive training efektif dalam mengurangi perilaku konformitas negatif siswa. Selanjutnya, disarankan kepada guru BK untuk mengaplikasikan teknik ini sebagai intervensi alternatif, sekolah mendukung pelaksanaannya, dan peneliti selanjutnya menggunakan desain yang lebih ketat dengan kelompok kontrol serta periode follow-up
Copyrights © 2026