Resistensi masyarakat terhadap teknologi dan keterbatasan literasi digital sering kali menjadi hambatan utama dalam implementasi administrasi kependudukan modern. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, program pengabdian ini bertujuan menganalisis efektivitas pendampingan layanan pembuatan KTP berbasis daring melalui Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) di Kecamatan Simokerto, Surabaya. Data dihimpun melalui teknik observasi, wawancara terstruktur, serta analisis dokumen yang kemudian divalidasi menggunakan metode triangulasi. Hasil intervensi yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Universitas Sunan Giri Surabaya menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan warga berusia 17 tahun ke atas dalam mengakses platform digital secara mandiri. Pendampingan ini terbukti efektif mendorong efisiensi birokrasi, mereduksi beban antrean tatap muka di kantor kecamatan, serta mempercepat adaptabilitas masyarakat terhadap pelayanan publik elektronik. Sinergi antara mahasiswa KKN Universitas Sunan Giri Surabaya dan pihak kecamatan berhasil memicu partisipasi aktif warga sekaligus meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap tata kelola layanan kependudukan yang transparan, akuntabel, dan inklusif
Copyrights © 2026