Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kawin Kontrak dalam Perspektif HAM, Hukum Islam dan Undang-Undang di Indonesia Mirza Elmy Safira
Journal of Innovative and Creativity Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v3i2.157

Abstract

Fenomena Kawin Kontrak memunculkan kerisauan yang mendalam di kalangan Elemen masyarakat seperti Orang tua, pendidik, ulama yang ada di Indonesia secara umum. Fenomena kawin kontrak, yang banyak ditemukan di wilayah Cisarua Puncak, kerap kali dikaitkan dengan praktik serupa. Dalam sejarah Islam, Kawin Kontrak pernah dibolehkan oleh Nabi Muhammad SAW dalam situasi peperangan, ketika para sahabat harus berjauhan dari istri mereka selama waktu yang cukup lama dan berada dalam kondisi tidak menikah. Namun, beliau kemudian melarang dan menghapus kebolehannya. Tujuan Peneletian ini Memahami dan menganalisa fenomena yang dibahas dalam artikel dengan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui telaah pustaka dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan menerapkan teknik reduksi data, penyajian informasi, serta penarikan kesimpulan akhir. Hasil penelitian mendeskripsikan ada yang mempengaruhi fenomena yang dikaji, baik dari segi sosial, ekonomi, maupun budaya. Kawin kontrak (nikah mut’ah) dalam perspektif HAM Indonesia yakni UU No. 39 tahun 1999 adalah melanggar HAM, karena Kawin kontrak yang dalam pelaksanaannya dibatasi oleh waktu dan berakhir sesuai perjanjian perkawinan kontrak, tanpa proses perceraian tentu saja melanggar Hak Asasi Manusia (HAM).
Perjanjian Perkawinan Perspektif Hukum Islam Kontemporer Mirza Elmy Safira
Journal of Innovative and Creativity Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v4i2.158

Abstract

Perjanjian perkawinan dalam hukum Islam kontemporer adalah topik yang terus mengalami perkembangan seiring dengan adanya perubahan sosial dan hukum di berbagai negara dengan mayoritas Muslim. Penelitian ini memeliki tujuan tentang konsep perjanjian perkawinan pada perspektif hukum Islam, serta membandingkan implementasinya di negara-negara Muslim seperti Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Maroko. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif deskriptif dengan jenis Penelitian Studi Pustaka, yang berfokus pada analisis teks-teks hukum Islam klasik serta undang-undang yang relevan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa perjanjian perkawinan tidak dijelaskan secara rinci dalam literatur fiqh klasik, konsep ini tetap memiliki dasar yang kuat dalam prinsip akad dan syarat-syarat perkawinan. Studi komparatif menunjukkan bahwa beberapa negara Muslim memiliki regulasi yang lebih rinci terkait perjanjian perkawinan, seperti ketentuan taklik talak di Malaysia dan Singapura serta larangan poligami dalam perjanjian perkawinan di Maroko. Dengan demikian, perjanjian perkawinan dalam hukum Islam kontemporer dapat dijadikan sebagai instrumen hukum untuk memberikan perlindungan bagi suami-istri dalam pernikahan. Pemahaman yang lebih mendalam mengenai konsep ini dapat membantu dalam penyusunan kebijakan hukum keluarga yang lebih responsif terhadap dinamika sosial di masyarakat Muslim.
Pendampingan Guru Terhadap Siswa dalam Meningkatkan Kualitas Baca   Al-Qur’an Menggunakan Metode Ummi di SD Alfalah Assalam Muhammad Yusron Maulana El-Yunusi; Ismy Izzah An-Nafsiyah; Mirza Elmy Safira
AlMurtado Journal of Social Innovation and Community Service Vol 1 No 01 (2024): Sinergi Ilmu dan Nilai: Pengembangan Komprehensif untuk Masyarakat Berdaya
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan membaca Al-Qur’an merupakan aspek penting dalam pendidikan Islam, khususnya dalam membentuk karakter religius dan kemampuan keagamaan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas baca Al-Qur’an siswa SD Alfalah Assalam melalui pendampingan guru yang intensif dengan penerapan Metode Ummi. Pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dilakukan selama 15 hari menggunakan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD), yang menekankan pemetaan dan optimalisasi aset internal sekolah, termasuk kompetensi guru, sarana pembelajaran, dan budaya belajar siswa. Tahapan kegiatan mencakup pembukaan, apersepsi, penanaman konsep, pemahaman konsep, keterampilan, evaluasi bacaan secara berjenjang dan penutup. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan membaca Al-Qur’an siswa dalam hal ketepatan, kelancaran, dan pemahaman kaidah tajwid, serta peningkatan peran guru sebagai pendamping yang efektif. Penerapan metode Ummi, yang menekankan pembelajaran langsung, pengulangan, dan bimbingan penuh kasih sayang, terbukti mendukung pembelajaran yang menyentuh aspek kognitif dan emosional siswa. Implikasi kegiatan ini menunjukkan pentingnya pendampingan guru secara konsisten dan pendekatan berbasis aset sekolah untuk menciptakan budaya belajar baca Al-Qur’an yang berkelanjutan