Transformasi digital dalam pendidikan mendorong kebutuhan akan kemandirian belajar melalui lingkungan pembelajaran yang fleksibel dan berpusat pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan menelusuri pengalaman belajar dan keterlibatan peserta didik kelas XI dalam pembelajaran heutagogi digital berbasis Canva Code 2.0 pada salah satu SMA Negeri di Kota Semarang. Penelitian menggunakan pendekatan fenomenologi interpretatif dengan melibatkan sepuluh peserta didik sebagai informan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dokumentasi dan Focus Group Discussion (FGD). Analisis data menggunakan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik mengalami pergeseran dari pembelajaran yang bergantung pada guru menuju pembelajaran yang lebih mandiri dan reflektif. Fitur multimodal pada Canva Code 2.0 mampu meningkatkan keterlibatan perilaku, emosional, dan kognitif peserta didik serta membantu memahami konsep abstrak secara lebih kontekstual. Temuan ini menegaskan bahwa heutagogi digital dapat memperkuat agensi belajar, refleksi, dan pemahaman konseptual peserta didik.
Copyrights © 2026