UKM pangan memiliki peran penting dalam peningkatan ekonomi masyarakat, namun masih menghadapi keterbatasan pada aspek teknologi produksi, efisiensi kerja, dan konsistensi mutu. Penelitian pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas produk UKM Yanesa Food melalui penerapan teknologi tepat guna dan pendampingan manajemen produksi. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif yang terdiri dari tahap pra-kegiatan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan meliputi observasi, Focus Group Discussion (FGD), sosialisasi, pelatihan, serta penerapan teknologi berupa Ekstraktor jus dan sistem cold chain. Pendampingan juga diberikan pada aspek sanitasi, pengemasan, dan penyusunan SOP produksi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kapasitas produksi dari 80 liter menjadi 200 liter per hari, efisiensi waktu produksi menurun dari 4,5 jam menjadi 2 jam, peningkatan umur simpan dari 3-5 hari menjadi 14-28 hari, serta penurunan pemborosan bahan baku hingga 60%. Pemahaman mitra meningkat dari rata-rata 37,1% menjadi 80%, sedangkan kemampuan praktik operasional mencapai rata-rata 75,9%. Kesimpulannya, penerapan teknologi tepat guna dan pendampingan berbasis pelatihan efektif dalam meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan kualitas produk UKM Yanesa Food serta memperkuat kemandirian usaha berbasis pangan lokal.
Copyrights © 2026