Sikap cinta damai merupakan salah satu karakter penting yang perlu ditanamkan sejak usia dini untuk membentuk perilaku sosial yang harmonis, menghargai perbedaan, serta mencegah munculnya konflik dan perilaku agresif pada anak. Namun, berdasarkan studi pendahuluan di RA Al Fadliliyah Darussalam Ciamis masih ditemukan perilaku yang bertentangan dengan nilai cinta damai, seperti bertengkar, memukul, mengejek teman, tidak mau berbagi, dan berkata kasar. Penelitian ini bertujuan menganalisis penguatan sikap cinta damai anak usia dini melalui penerapan Buku Pilar Karakter. Kebaruan penelitian ini terletak pada kajian penguatan sikap cinta damai melalui integrasi sembilan pilar karakter dalam konteks pendidikan Islam anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus dengan memadukan data kualitatif dan kuantitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan lembar observasi terhadap 13 peserta didik. Data kualitatif dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan data kuantitatif dianalisis menggunakan statistik deskriptif berbantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan sikap cinta damai dilaksanakan melalui sembilan pilar karakter yang terintegrasi dalam pembelajaran. Analisis statistik menunjukkan nilai rata-rata sebesar 25,92 yang berada pada kategori Mulai Berkembang. Dengan demikian, Buku Pilar Karakter efektif mendukung penguatan sikap cinta damai anak usia dini melalui pembiasaan nilai-nilai karakter secara berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Copyrights © 2026