Pengembangan produk pangan fungsional berbasis bahan lokal merupakan upaya strategis dalam meningkatkan nilai tambah pangan sekaligus mendukung pola konsumsi masyarakat yang lebih sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengembangan produk puding atau jelly berbahan dasar serai (Cymbopogon citratus) dan lemon sebagai produk pangan inovatif berbasis bahan lokal, dengan meninjau karakteristik sensori, tingkat penerimaan konsumen, potensi nilai fungsional, serta perancangan model bisnisnya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan Business Model Canvas (BMC) sebagai alat analisis pengembangan model bisnis. Teknik pengumpulan data meliputi observasi pasar, survei atau kuesioner konsumen, uji organoleptik, serta studi literatur yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kombinasi serai dan lemon mampu menghasilkan produk puding/jelly dengan karakteristik sensori yang khas, berupa aroma herbal dan rasa citrus yang menyegarkan, serta berpotensi sebagai pangan fungsional karena kandungan senyawa bioaktif dan vitamin. Analisis menggunakan BMC menunjukkan bahwa produk ini memiliki proposisi nilai yang jelas, segmen pasar yang spesifik, serta peluang pengembangan usaha yang menjanjikan, khususnya bagi pelaku UMKM pangan. Dengan demikian, pengembangan puding atau jelly berbasis serai dan lemon berpotensi menjadi produk pangan fungsional bernilai tambah yang kompetitif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026