Penelitian ini bertujuan menganalisis perkembangan publikasi, sumber penerbitan, dampak sitasi, dan struktur tema penelitian feed additive pada ternak unggas selama 2014–2024. Data bibliografi diperoleh dari Scopus melalui Publish or Perish 7 dengan kata kunci “feed additive poultry”, kemudian diperiksa dan dilengkapi menggunakan Mendeley Desktop serta divisualisasikan menggunakan VOSviewer versi 1.6.17. Analisis deskriptif mencakup jumlah publikasi tahunan, jurnal paling produktif, dan dokumen paling banyak disitasi, sedangkan pemetaan bibliometrik dilakukan berdasarkan keterkaitan istilah dalam judul artikel. Korpus yang tersedia berjumlah 95 artikel. Publikasi berfluktuasi sepanjang periode pengamatan dan mencapai puncak pada 2020 sebanyak 16 artikel (16,84%). Poultry Science menjadi jurnal paling produktif dengan 24 artikel (25,26%), diikuti Environmental Science and Pollution Research dan PLoS ONE masing-masing lima artikel. Dokumen dengan sitasi tertinggi dalam data adalah penelitian Gao et al. (2017) mengenai pengaruh probiotik dan antibiotik terhadap pematangan mikrobiota usus ayam broiler, dengan 229 sitasi. Visualisasi VOSviewer memperlihatkan dua poros tema yang saling terhubung, yaitu alternatif aplikasi antibiotik dan tantangan pada ayam broiler, serta evaluasi level pemberian terhadap performa pertumbuhan, efikasi, dan kualitas daging. Peta densitas menempatkan istilah alternative, antibiotic application, dan growth performance sebagai pusat perhatian. Hasil ini menunjukkan bahwa riset feed additive unggas terutama diarahkan pada pencarian pengganti antibiotic growth promoter dan peningkatan performa, sedangkan standardisasi bahan aktif, keamanan jangka panjang, integrasi mikrobioma, kualitas produk, dan keberlanjutan lingkungan masih perlu diperkuat.
Copyrights © 2026