Kesenian Ta' Butaan di Desa Adat Arjasa rentan mengalami krisis regenerasi akibat terputusnya transmisi budaya antargenerasi dan rendahnya literasi digital pemangku adat. Program pengabdian ini bertujuan menjembatani kesenjangan tersebut melalui pemberdayaan pemuda desa sebagai motor penggerak transformasi digital pelestarian seni. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan participatory empowerment yang meliputi tahap sosialisasi, pelatihan digital storynomics, kurasi konten, dan implementasi teknologi. Intervensi utama dilakukan melalui penerapan Visual Interactive Arjasa Arts (VIAA) sebagai sistem manajemen destinasi budaya kolaboratif. Hasil program menunjukkan tingkat ketercapaian lebih dari 85%, ditandai peningkatan kapasitas SDM yang melibatkan 20 pemuda lokal. Secara praktis, program berhasil memproduksi 22 arsip konten digital serta mengaktifkan fitur e-ticketing, pertunjukan virtual, dan visitor counter pada platform VIAA. Integrasi teknologi berbasis komunitas ini sukses mendekatkan kembali generasi muda pada akar budayanya sekaligus membuka peluang ekonomi kreatif baru.
Copyrights © 2026