Keluarga Muslim diaspora Indonesia di Jepang menghadapi tantangan dalam menanamkan nilai keislaman di tengah masyarakat yang cenderung sekuler dan individualistis. Keterbatasan lingkungan bermain Muslim, minimnya akses pendidikan agama, serta dinamika psikologis seperti long distance marriage (LDM) menjadi faktor yang memengaruhi ketahanan keluarga. Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PkM-KI) ini bertujuan memperkuat kapasitas keluarga diaspora melalui program Parenting Islami di Negeri Sakura. Kegiatan dilaksanakan di Masjid Indonesia Tokyo bekerja sama dengan PCIM Jepang menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) berbasis edukatifpartisipatif. Tahapan kegiatan meliputi analisis kebutuhan, perencanaan kolaboratif, pengembangan materi dan buku saku, pelaksanaan workshop dan webinar, serta evaluasi program. Materi berfokus pada empat pilar Parenting Islami: rahmah, qudwah, hikmah, dan tazkiyah. Hasil evaluasi menunjukkan 90% peserta berada pada kategori pemahaman baik–sangat baik dan 100% menyatakan materi relevan serta efektif. Program ini meningkatkan pemahaman konseptual, keterampilan komunikasi empatik, serta komitmen keteladanan orang tua. Luaran program berupa parent handbook berperan sebagai media edukatif yang mendukung keberlanjutan implementasi parenting Islami pada keluarga diaspora. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pendekatan parenting Islami berbasis komunitas efektif dalam memperkuat ketahanan keluarga Muslim diaspora, baik pada aspek spiritual, emosional, maupun sosial di tengah lingkungan multikultural.
Copyrights © 2026