Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hashtags of Justice: A Cultural Perspective on Indonesian Netizens use of Social Media as A Shortcut to Justice Farah Hanifah Nuraini; Ivana Revania Effendi; Kenasty Sausan Azmi; S Sintya; Zahra Oktavia Ramadhani; Afriza Animawan Arifin
Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) 2025: Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Amidst rapid global digitalization, social media has become a new public space for Indonesians to voice injustices. When formal legal processes are often perceived as slow, unresponsive, and even biased, many citizens choose to viralize issues as an alternative strategy to drive change. This study aims to understand the perceptions, psychological, and cultural factors that motivate Indonesian citizens to viralize issues. A descriptive qualitative method was used to select informants using a purposive technique, consisting of informants who are issue-responsive Indonesian citizens. Data was collected through Focus Group Discussion (FGD) and analyzed using thematic analysis. The results show 2 main themes: (1) The perceptions of Indonesian citizens in viralize issues on social media as an effort to demand justice (2) What are the cultural and psychological factors that encourage people to participate in viralize issues on social media. These findings are supported by Tajfel & Turner's theory of social identity and Baron & Byrne's theory of conformity. Social media has become an important tool for Indonesian society to fight for justice due to distrust in the legal system as a collective strategy stemming from experiences of injustice.
Penguatan Ketahanan Keluarga Muslim Diaspora di Jepang melalui Implementasi Empat Pilar Parenting Islami Surya Jatmika; Dhany Efita Sari; Fiska Puspa Arinda; Patri Jati Kusuma; Farah Hanifah Nuraini; Nur Aeni Sa’adah
ADMA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): ADMA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Mayarakat
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/adma.v7i1.6202

Abstract

Keluarga Muslim diaspora Indonesia di Jepang menghadapi tantangan dalam menanamkan nilai keislaman di tengah masyarakat yang cenderung sekuler dan individualistis. Keterbatasan lingkungan bermain Muslim, minimnya akses pendidikan agama, serta dinamika psikologis seperti long distance marriage (LDM) menjadi faktor yang memengaruhi ketahanan keluarga. Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PkM-KI) ini bertujuan memperkuat kapasitas keluarga diaspora melalui program Parenting Islami di Negeri Sakura. Kegiatan dilaksanakan di Masjid Indonesia Tokyo bekerja sama dengan PCIM Jepang menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) berbasis edukatifpartisipatif. Tahapan kegiatan meliputi analisis kebutuhan, perencanaan kolaboratif, pengembangan materi dan buku saku, pelaksanaan workshop dan webinar, serta evaluasi program. Materi berfokus pada empat pilar Parenting Islami: rahmah, qudwah, hikmah, dan tazkiyah. Hasil evaluasi menunjukkan 90% peserta berada pada kategori pemahaman baik–sangat baik dan 100% menyatakan materi relevan serta efektif. Program ini meningkatkan pemahaman konseptual, keterampilan komunikasi empatik, serta komitmen keteladanan orang tua. Luaran program berupa parent handbook berperan sebagai media edukatif yang mendukung keberlanjutan implementasi parenting Islami pada keluarga diaspora. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pendekatan parenting Islami berbasis komunitas efektif dalam memperkuat ketahanan keluarga Muslim diaspora, baik pada aspek spiritual, emosional, maupun sosial di tengah lingkungan multikultural.