Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas adopsi teknologi pengolahan pangan yang higienis pada mitra, serta membangun kemandirian ekonomi kelompok dalam mengoptimalkan potensi perikanan lokal secara berkelanjutan. Pengabdian dilakukan secara terpusat di Lapangan Cot Gapu, Kabupaten Bireuen, dengan melibatkan 35 orang peserta dari UMKM Poklahsar KAMIIKAN. Metode pelaksanaan program dirancang secara sistematis melalui 7 tahapan utama, meliputi perencanaan program, identifikasi masalah, sosialisasi manajemen usaha dan pemasaran, pelatihan dan praktik langsung (hands-on training), pendampingan berkelanjutan, promosi produk (Event Pasar Tani), serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya transformasi nyata pada sistem produksi dari yang semula reaktif (made-to-order) menjadi produksi harian yang kontinu berbasis standardisasi Good Manufacturing Practices (GMP) dan teknologi kemasan kedap udara (vacuum packaging). Seluruh komoditas olahan perikanan berupa bakso bandeng (5,0 kg), nugget bandeng (10,5 kg), dan bandeng pepes tanpa duri (10 unit) habis terjual selama event luring dengan respons kepuasan konsumen yang sangat tinggi. Keberlanjutan usaha diperkuat melalui adopsi mandiri saluran pemasaran digital berbasis WhatsApp dan Instagram serta hibah sarana pengolahan berupa freezer dan meja kerja steril.
Copyrights © 2026