Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimization of growth and survival of whiteleg shrimp (Litopenaeus vannamei) postlarvae through dietary variation: A study of physiological and microbiological responses Izwar, Akmal; Nugrahawati, Anis; Hakim, Syahirman; Irfannur, Irfannur; Putra, Dani Pratama; Azhar, Rossy; Radhi, M
Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal Acta Aquatica, Vol. 12: No. 2 (August, 2025)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/aa.v12i2.22129

Abstract

The whiteleg shrimp (Litopenaeus vannamei) is a prominent species in global aquaculture due to its resilience to environmental fluctuations and high growth potential. The success of the larval phase is critically determined by feed quality and the stability of the culture environment. This study comparatively evaluated the efficacy of various feed types on the performance of Litopenaeus vannamei postlarvae. A comparison was made between live, frozen, and preserved natural feed (Artemia sp.) and formulated pellet feed in terms of growth, survival rate, and Vibrio bacteria abundance. The results highlighted that frozen Artemia sp. (P2) was significantly superior to other treatments. Postlarvae fed frozen Artemia sp. exhibited the highest growth (length and absolute weight) and survival rate, reaching 78.67%, significantly surpassing the pellet-fed group (K1) with a survival rate of only 60.67%. Furthermore, the Vibrio bacteria abundance in the frozen Artemia sp. fed group was also relatively low compared to the pellet-fed group (13.33 CFU mL⁻¹). Although live and preserved Artemia sp. yielded better results than pellet feed, frozen Artemia sp. remains the most effective feed choice for optimizing early-stage L. vannamei aquaculture. Keywords: Artemia sp.; Feed; Litopenaeus vannamei; Postlarvae; Vibrio sp.
Pola Pertumbuhan, Faktor Kondisi, dan Morfometrik Tiga Spesies Ikan Pelagis di Pesisir Bireuen, Aceh, Indonesia Radhi, M; Akmal, Yusrizal; Muliari, Muliari; Maisura, Mulqiya; Nursyifa, Nazwa; Maulina, Ina
Jurnal Kelautan dan Perikanan Indonesia Vol 5, No 3: Desember (2025)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jkpi.v5i3.28228

Abstract

Ikan pelagis kecil merupakan komoditas perikanan yang memiliki peranan penting di perairan Jangka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola pertumbuhan, faktor kondisi, serta karakter morfometrik tiga spesies ikan pelagis kecil, yaitu Rastrelliger kanagurta, Rastrelliger brachysoma, dan Decapterus sp., pada musim hujan. Sampel ikan dikumpulkan dari Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Jangka pada periode November-Desember, dengan jumlah masing-masing 30 individu per spesies. Analisis hubungan panjang-berat digunakan untuk menentukan pola pertumbuhan, faktor kondisi untuk mengevaluasi kondisi fisiologis ikan, serta analisis morfometrik dan diskriminan untuk mengantisipasi potensi kesalahan identifikasi antarspesies. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rastrelliger brachysoma memiliki pola pertumbuhan allometrik positif dengan nilai b sebesar 3,85, sedangkan Rastrelliger kanagurta dan Decapterus sp. menunjukkan pola pertumbuhan allometrik negatif dengannilai b masing-masing sebesar 2,21 dan 0,95. Nilai faktor kondisi ketiga spesies berada pada kisaran 0,99-1,00, yang mengindikasikan bahwa kondisi ikan relatif baik selama musim hujan. Karakter morfometrik utama yang membedakan antarspesies terdapat pada bagian anggota gerak, khususnyatinggi dan panjang pangkal ekor, serta pada bagian kepala yang meliputi panjang kepala dan panjang moncong. Analisis diskriminan mampu memisahkan ketiga spesies secara jelas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa parameter pertumbuhan dan karakter morfometrik dapat dimanfaatkan sebagai informasi dasar pendukung dalam pengelolaan perikanan pelagis kecil yang berkelanjutan.