Abstrak Penyuluh pertanian memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan usahatani melalui fungsi sebagai fasilitator, inovator, motivator, dinamisator, dan edukator. Efektivitas pelaksanaan peran tersebut menjadi faktor yang menentukan keberhasilan kegiatan penyuluhan di tingkat petani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran penyuluh pertanian pada usahatani jagung di Desa Batumarta I, Kecamatan Lubuk Raja, Kabupaten Ogan Komering Ulu. Penelitian menggunakan metode survei dengan lokasi penelitian yang ditentukan secara purposive. Responden berjumlah 45 petani jagung yang dipilih dari tiga kelompok tani. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner dan dianalisis secara deskriptif dengan metode skoring menggunakan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran penyuluh pertanian secara keseluruhan berada pada kategori tinggi dengan skor rata-rata sebesar 15,72. Peran penyuluh sebagai fasilitator memperoleh skor 17,35 (sangat tinggi), motivator 17,16 (sangat tinggi), dan edukator 17,51 (sangat tinggi). Sementara itu, peran sebagai inovator memperoleh skor 13,25 (sedang) dan dinamisator 13,34 (sedang). Temuan ini menunjukkan bahwa penyuluh telah berperan secara optimal dalam memfasilitasi, memotivasi, dan meningkatkan pengetahuan petani, namun masih diperlukan penguatan peran sebagai inovator dan dinamisator agar adopsi inovasi pertanian serta penguatan dinamika kelompok tani dapat berjalan lebih efektif.
Copyrights © 2026