Resistensi antibiotik merupakan masalah kesehatan diseluruh dunia. Resistensi antibiotik mengakibatkan bakteri tidak merespon obat yang akan membunuhnya. Hal ini mengakibatkan penurunan kemampuan antibiotik dalam mengobati penyakit infeksi pada manusia. Salah satu upaya mengurangi angka resistensi antibiotik yaitu dengan cara memberikan informasi melalui suatu media. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh leaflet terhadap tingkat pengetahuan masyarakat dalam penggunaan amoxicillin/ampicillin di Desa Hutada’a Kecamatan Talaga Jaya Kabupaten Gorontalo. Metode yang digunakan yaitu quasi eksperimental dengan bentuk one group pre test-post test. Penelitian ini dilakukan selama dua bulan dengan jumlah sampel sebanyak 266 responden. Data dianalisis dengan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan media leaflet tingkat pengetahuan masyarakat dalam kategori kurang (24,10%), cukup (40,20%), dan baik (35,70%). Setelah diberikan media leaflet tingkat pengetahuan masyarakat dalam kategori cukup (25,60%) dan baik (74,40), yang artinya terdapat pengaruh media leaflet terhadap tingkat pengetahuan masyarakat di Desa Hutada’a Kecamatan Talaga Jaya Kabupaten Gorontalo (p<0,05).
Copyrights © 2026