Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di Desa Bendasari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis bertujuan untuk memperkuat kapasitas kewirausahaan sosial melalui kolaborasi perangkat desa dan Kelompok Wanita Tani (KWT). Permasalahan utama yang dihadapi adalah kurangnya pengetahuan teknis dan manajerial KWT dalam mengolah potensi lokal, serta belum terintegrasinya sinergi kelembagaan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pelatihan dan pendampingan interaktif dengan pendekatan collaborative governance. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat terkait manajemen pertanian dan home industry skala mikro. Sinergi lintas aktor ini diharapkan mampu menciptakan kemandirian ekonomi, mengoptimalkan sumber daya lokal, dan mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di tingkat desa.
Copyrights © 2026