Permasalahan utama yang dihadapi guru Sekolah Dasar di Kota Pontianak adalah keterbatasan dalam mengintegrasikan nilai moral ke dalam pembelajaran secara bermakna serta belum optimalnya penerapan pembelajaran berbasis deep learning. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru dalam merancang, mengimplementasikan, dan mengevaluasi pembelajaran berbasis deep learning yang terintegrasi dengan pesan moral. Kegiatan dilakukan di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tanjungpura, Pontianak. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk lokakarya yang melibatkan 70 guru Sekolah Dasar dari enam kecamatan di Kota Pontianak. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa tingginya partisipasi peserta dalam sesi diskusi mencerminkan keterlibatan kognitif, minat tinggi, serta suasana belajar yang komunikatif. Namun, munculnya pertanyaan-pertanyaan mendasar mengindikasikan perlunya peninjauan terhadap kejelasan materi dan pendekatan fasilitasi. Berdasarkan angket, pemahaman guru terhadap pembelajaran deep learning lebih kuat pada aspek sosial dan konseptual, seperti penghargaan terhadap keberagaman dan kemampuan mengaitkan antar konsep. Aspek intrapersonal, seperti kesadaran diri siswa dan relevansi personal, masih lemah. Selain itu, kegiatan pembelajaran yang menyenangkan belum sepenuhnya terwujud. Temuan ini menegaskan pentingnya pelatihan lanjutan dan pendampingan untuk memperkuat desain pembelajaran yang reflektif, bermakna, dan menggembirakan.
Copyrights © 2026