Kecemasan remaja merupakan permasalahan kesehatan mental yang sering terjadi dan dapat berdampak terhadap konsentrasi belajar, hubungan sosial, serta kualitas hidup remaja. Berbagai tuntutan akademik, perubahan perkembangan, dan tekanan lingkungan dapat meningkatkan risiko terjadinya kecemasan. Upaya promotif dan preventif diperlukan untuk membantu remaja memiliki keterampilan dalam mengelola kecemasan secara mandiri. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja dalam menerapkan SEFT sebagai upaya menurunkan kecemasan. Sasaran kegiatan adalah remaja di MA X Wilayah Yogyakarta sebanyak 40 peserta. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pemberian edukasi mengenai kecemasan pada remaja, demonstrasi langkah-langkah SEFT, pelatihan praktik SEFT secara langsung, serta evaluasi melalui pengukuran tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah pelatihan. Peserta juga didampingi untuk mempraktikkan teknik SEFT secara mandiri. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai kecemasan dan penerapan SEFT sebagai teknik pengelolaan emosi. Remaja mampu mengikuti setiap tahapan SEFT dengan baik dan menunjukkan antusiasme selama pelatihan. Selain itu, peserta melaporkan perasaan lebih rileks dan tenang setelah melakukan latihan SEFT. Pelatihan SEFT dapat menjadi salah satu alternatif intervensi promotif dan preventif yang mudah dipelajari, aman, serta dapat diterapkan secara mandiri oleh remaja dalam menghadapi berbagai situasi yang memicu kecemasan.
Copyrights © 2026