Ahmad Khamid
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surya Global Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) terhadap Kecemasan Remaja Bety Agustina Rahayu; Wa Ode Nurlina; Chanif Kurnia Sari; Sarni Anggoro; Ahmad Khamid
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 3 (2026): Juni 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i3.2338

Abstract

Kecemasan pada remaja merupakan masalah kesehatan mental yang kompleks. Penanganan kecemasan tidak hanya berfokus pada aspek psikologis, tetapi juga mencakup dimensi fisik, sosial, dan spiritual secara terpadu, namun aspek spiritual sering kali belum diintegrasikan secara optimal dalam intervensi keperawatan. Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) sebagai terapi nonfarmakologis telah terbukti efektif menurunkan kecemasan pada berbagai kelompok, tetapi kajian yang secara khusus menilai efektivitasnya pada remaja dalam kerangka keperawatan holistik masih terbatas. Menganalisis efektivitas Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) terhadap tingkat kecemasan pada remaja dalam perspektif keperawatan holistik. Penelitian menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan one group pretest-posttest. Tingkat kecemasan diukur menggunakan instrumen Hamilton Anxiety Rating Scale sebelum dan sesudah intervensi SEFT. Hasil uji validitas HARS antara 0,529–0,727 dengan nilai reliabilitas 0,793. Intervensi SEFT diberikan sebanyak tiga sesi selama satu minggu dengan durasi 20–30 menit setiap sesi yang meliputi tahapan set-up (doa dan afirmasi), tune-in (fokus pada masalah yang dirasakan) serta tapping (ketukan pada titik-titik energi tubuh). Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Terdapat penurunan skor kecemasan setelah pemberian intervensi SEFT. Hasil analisis menunjukkan rata-rata skor kecemasan sebelum intervensi SEFT adalah 24,35 ± 6,12 dan menurun menjadi 15,20 ± 5,08 setelah intervensi. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test diperoleh nilai p = 0,000 menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara tingkat kecemasan sebelum dan sesudah pemberian SEFT. SEFT efektif menurunkan kecemasan pada remaja.
PELATIHAN SPIRITUAL EMOTIONAL FREEDOM TECHNIQUE (SEFT) SEBAGAI UPAYA MENURUNKAN KECEMASAN PADA REMAJA Bety Agustina Rahayu; Anna Nur Hikmawati; Ahmad Khamid; Nova Maulana; Fathimah Kelrey; Debby Yulianthi Maria; Riza Yulina Amry
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 7 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i7.%p

Abstract

Kecemasan remaja merupakan permasalahan kesehatan mental yang sering terjadi dan dapat berdampak terhadap konsentrasi belajar, hubungan sosial, serta kualitas hidup remaja. Berbagai tuntutan akademik, perubahan perkembangan, dan tekanan lingkungan dapat meningkatkan risiko terjadinya kecemasan. Upaya promotif dan preventif diperlukan untuk membantu remaja memiliki keterampilan dalam mengelola kecemasan secara mandiri. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja dalam menerapkan SEFT sebagai upaya menurunkan kecemasan. Sasaran kegiatan adalah remaja di MA X Wilayah Yogyakarta sebanyak 40 peserta. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pemberian edukasi mengenai kecemasan pada remaja, demonstrasi langkah-langkah SEFT, pelatihan praktik SEFT secara langsung, serta evaluasi melalui pengukuran tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah pelatihan. Peserta juga didampingi untuk mempraktikkan teknik SEFT secara mandiri. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai kecemasan dan penerapan SEFT sebagai teknik pengelolaan emosi. Remaja mampu mengikuti setiap tahapan SEFT dengan baik dan menunjukkan antusiasme selama pelatihan. Selain itu, peserta melaporkan perasaan lebih rileks dan tenang setelah melakukan latihan SEFT. Pelatihan SEFT dapat menjadi salah satu alternatif intervensi promotif dan preventif yang mudah dipelajari, aman, serta dapat diterapkan secara mandiri oleh remaja dalam menghadapi berbagai situasi yang memicu kecemasan.