Taman Bacaan Masyarakat (TBM) di Jawa Barat menghadapi tantangan keterbatasan dana operasional, fasilitas, dan sumber daya manusia yang memicu penurunan jumlah TBM aktif. Ketergantungan pada dana pribadi dan donasi yang tidak tetap menuntut pengelola untuk mengembangkan kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan dan alasan adanya layanan bisnis perpustakaan di Forum Taman Bacaan Masyarakat Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif pendekatan studi kasus dengan teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi terhadap pengurus forum serta perwakilan TBM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Forum TBM Jawa Barat memfasilitasi kemandirian ekonomi TBM anggota melalui program "TBM Punya Usaha" dan promosi katalog produk. TBM Rumah Baca Jatmika mengolah limbah dan minyak jelantah menjadi sabun ecoenzyme serta kerajinan tangan guna mengedukasi masyarakat. TBM Bina Kreasi Muda menghadirkan jasa percetakan digital dan produksi sinematografi media untuk membina keterampilan literasi digital pemuda desa. TBM Panti Baca Ceria mendirikan unit bisnis Ceria Space Project yang menyediakan rantai jasa penerbitan buku resmi bagi penulis lokal. Penerapan unit usaha ini terbukti mampu mengatasi kerentanan finansial operasional sekaligus memperkuat inklusi sosial masyarakat. Layanan bisnis perpustakaan menjadi strategi kunci dalam mewujudkan kemandirian finansial lembaga serta menjamin keberlanjutan gerakan literasi di Jawa Barat.
Copyrights © 2026