Permasalahan pengelolaan sampah organik di Desa Daya Murni, Kecamatan Pelepat Ilir, Kabupaten Bungo masih belum optimal dan berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan serta belum memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, khususnya Kelompok Tani Mekar Jaya, melalui inovasi pembuatan kompos cepat berbasis Mikroorganisme Lokal (MOL). Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, demonstrasi, dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat sebesar ±75% serta kemampuan praktik pembuatan kompos oleh sekitar 60% peserta. Kompos yang dihasilkan memiliki karakteristik baik, yaitu berwarna coklat kehitaman, bertekstur remah, dan tidak berbau. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap pengurangan sampah organik, peningkatan kesadaran lingkungan, serta membuka peluang ekonomi berbasis kompos
Copyrights © 2026