Permasalahan gizi masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat yang berdampak pada kualitas hidup dan risiko penyakit degeneratif. Desa Les memiliki potensi spirulina yang dikelola oleh KUB Sari Alga, namun pemanfaatannya sebagai pangan sehat belum optimal akibat keterbatasan kapasitas sosial dan literasi gizi masyarakat. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan menguatkan kapasitas sosial dan meningkatkan literasi gizi masyarakat Desa Les dalam pemanfaatan spirulina sebagai pangan sehat, tanpa berorientasi pada luaran produk. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pemberdayaan masyarakat berbasis partisipatif, meliputi pemetaan sosial, edukasi gizi berbasis komunitas, penguatan peran kelembagaan KUB dan kader kesehatan, pendampingan perubahan perilaku, serta monitoring dan evaluasi partisipatif. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan sikap positif masyarakat terhadap gizi seimbang dan pemanfaatan spirulina, disertai penguatan peran sosial KUB Sari Alga sebagai agen edukasi gizi di tingkat desa. Perubahan praktik konsumsi mulai terlihat pada sebagian keluarga sebagai indikator awal kesiapan sosial. Program ini menegaskan bahwa penguatan kapasitas sosial dan literasi gizi efektif sebagai fondasi intervensi kesehatan berbasis pangan lokal, serta menjadi prasyarat penting bagi keberhasilan program lanjutan yang berorientasi pada diversifikasi produk spirulina untuk pencegahan gizi buruk dan penyakit degeneratif.
Copyrights © 2025